Menkominfo Targetkan Akselerator Asal AS Lahirkan 200 Startup

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Selasa, 15/11/2016 21:35 WIB
Menkominfo Targetkan Akselerator Asal AS Lahirkan 200 Startup Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan CEO Plug and Play Saeed Amidi (kanan) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/11). (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku optimis dengan kehadiran perusahaan hub digital Plug and Play di Indonesia.

Selain menyiapkan pendanaan untuk startup, perusahaan asal Silicon Valley, AS ini dikatakan akan fokus mengembangkan ekosistem e-commerce di Indonesia.

"Presensi mereka di Indonesia bisa menjadi nilai positif bagi saya. Mereka berkomitmen untuk fokus mengembangkan ekosistem startup, bukan hanya pada aspek pendanaan," kata Rudiantara saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/11).



Lebih jauh lagi, Rudi mengaku mendorong pihak Plug and Play untuk memainkan peran dalam membesarkan ekosistem startup.

Pengadaan program inkubasi, bootcamp, dan hackatahon yang bisa mengasah kualitas bibit-bibit startup baru.

"Kalau mereka komitmen melahirkan 200 startup hingga 2020, setidaknya kita perlu 8.000 bibit. Tadi saya minta di depan Presiden dan mereka (Plug and Play) mengaku akan melakukannya secara bertahap," imbuhnya.

Terkait dengan besaran pendanaan yang siap disuntikkan untuk startup di Indonesia, Rudi mengaku hal itu dikembalikan lagi ke perusahaan pemodal ventura. Mengingat, besaran dana yang dibutuhkan masing-masing startup berbeda.


Wesley Harjono, Grup CFO Gan Kapital sebagai mitra Plug and Play di Indonesia mengaku kedua perusahaan memiliki dana hingga US$10 juta yang siap diinvestasikan ke sejumlah startup yang dianggap potensial.

"Kita menargetkan bisa merangkul 50 startup. Ibaratnya keperluan tiap startup sekitar US$500 ribu per tahun," kata Wesley saat ditemui di kesempatan yang sama.

Mengenai kemungkinan mitra yang akan diajak bekerjasama, Wesley mengaku akan mendorong startup agar bisa mendapatkan pendanaan dari dari luar.

Selain menerima pendanaan dari Plug and Play dan Gan Kapital, Wesley memastikan kesempatan startup yang terpilih untuk berkembang ke ranah global akan terbuka luas.

"Kita akan tawarkan startup-startup ini ke jaringan Plug and Play secara eksklusif ke pasar global. Startup Indonesia memiliki kesempatan untuk go global lewat jaringan Plug and Play," tutupnya. (evn)