logo CNN Indonesia

Domain .id Tembus Sejuta Sepanjang 2016

, CNN Indonesia
Domain .id Tembus Sejuta Sepanjang 2016
Jakarta, CNN Indonesia -- Program sejuta domain .id yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dinyatakan berhasil menembus angka 1.199.045 situs.

"Total domain .id per akhir tahun 2016 tembus satu juta lebih dengan market share 86 persen," ujar Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Andi Budimansyah di Gedung Kominfo, Jakarta, Rabu (11/1).

Di luar jumlah satu juta lebih situs dengan domain .id dari Kominfo tadi, kini PANDI mencatat domain reguler .id sebanyak 199.045 situs, tumbuh sekitar 30 persen dari catatan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis PANDI, jumlah domain .id secara keseluruhan telah tumbuh 783 persen sepanjang tahun 2016 jika dibandingkan tahun 2015 dengan perolehan sekitar 153.006 situs.

Pencapaian signifikan domain .id tercatat terjadi pada Desember 2016, yang awalnya masih berjumlah 230an ribu situs langsung melambung ke angka satu jutaan.

Meski demikian, dari sejuta domain yang disediakan Kominfo, baru sekitar 35.149 situs yang sudah aktif dipakai masyarakat. Sisanya masih berupa situs reservasi kosong yang siap dipakai kapan pun oleh masyarakat.

"Meskipun secara teknis sudah diaktifkan oleh PANDI, di Kominfo statusnya masih direservasi," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Sammy Abrijani Pangerapan, ditemui di tempat yang sama.

Domain cadangan tadi diprioritaskan Kominfo untuk kebutuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Selain itu, penggunaan domain banyak dipakai oleh pedesaan, komunitas, dan sekolah. Pemerintah menargetkan pada 2017 ini seluruh domain sudah terserap oleh masyarakat.

Provinsi Jawa Barat sejauh ini merupakan yang paling banyak menyerap program sejuta domain .id yakni sebanyak 6.660 situs, disusul oleh Jawa Timur dan Jawa Tengah di kisaran 5 ribuan situs. Sedangkan Papua Barat tercatat sebagai yang paling sedikit dengan 11 situs.

Dengan terwujudnya program sejuta domain .id ini, Indonesia dinobatkan sebagai pemilik domain lokal terbanyak di Asia Tenggara.

Indonesia telah melampaui perolehan domain Vietnam dan Malaysia yang sebelumnya berada di peringkat satu dan dua di kawasan ASEAN. Vietnam dengan domain .vn tercatat memiliki 600 ribuan situs, sedangkan Malaysia hanya punya sekitar 350 ribu saja.

Menurut Sammy, kuantitas situs berdomain .id ini penting untuk menjaga peredaran trafik internet tetap berada di dalam negeri. Trafik yang besar itu juga mampu menghemat anggaran penyedia jasa internet lokal dalam menyedot bandwidth internasional.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video