Sungguh sebuah kejutan, kabar ini langsung disampaikan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg melalui postingan di akun resminya sekitar satu jam lalu. Dia menggambarkan bagaimana senangnya bisa mengajak Hugo Barra ke Palo Alto.
“Saya telah mengenal Hugo sangat lama, dimulai saat dia membantu mengembangkan Android (Google), kemudia dalam beberapa waktu lalu bekerja di Xiaomi, di China, untuk memboyong gadget inovatifnya ke jutaan orang,” tulisnya.
Lihat juga:Hugo Barra Hengkang dari Xiaomi |
Tugas baru Hugo Barra sendiri di sana sebagai Vice President of Virtual Reality (VPVR) untuk memimpin tim Oculus, platform Virtual Reality milik Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Diolah dari dok. Facebook/ Fajrian) |
Keputusan Zuckerberg ini sendiri diambil tak lama setelah Brendan Iribe, CEO dan Co-founder Oculus mengundurkan diri dari jabatanya.
Hugo Barra adalah salah satu bentuk keseriusan dari Zuckerberg, setelah sebelumnya mengeluarkan nilai investasi yang fantastis untuk platform ini.
Ambisi Facebook tersebut mendorong sang CEO Mark Zuckerberg mengalokasikan dana hingga US$2 miliar atau sekitar Rp40,5 triliun untuk mengembangkan VR.
Seperti dilaporkan New York Times, dana yang dikeluarkan Facebook diketahui untuk rentang waktu lima hingga 10 tahun ke depan.
Foto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia |
Facebook telah mengakuisisi Oculus pada Maret 2014 senilai US$2 miliar dengan rincian alokasi retensi karyawan sebesar US$700 juta dan US$300 juta untuk milestone perusahaan.
Selama ini dia memang dikenal sangat optimis terhadap teknologi VR sebagai platform sosial yang menjanjikan.
"Sebentar lagi kita akan hidup di dunia di mana semua orang memiliki kemampuan berbagi dan merasakan suasana seakan-akan Anda sedang di sana," ungkapnya beberapa waktu silam (tyo)
(Diolah dari dok. Facebook/ Fajrian)
Foto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia