Tujuh Startup Lokal Cari Investor Potensial

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Sabtu, 01/04/2017 04:14 WIB
Tujuh <i>Startup</i> Lokal Cari Investor Potensial Startup hasil pilihan GnB Accelartor (Dok. GnB Accelarator).
Jakarta, CNN Indonesia -- HaloHola, Bukapintu, PopLegal, Fitnesia, Paprika, TeleCTG dan PesanLab menunjukkan kesiapan mereka menjadi ‘the next game changer’ dengan menghadirkan inovasi dan solusi yang menjawab berbagai permasalahan.

Ketujuh startup ini telah melalui proses pembinaan dan menjalani serangkaian kegiatan akselerasi bisnis mulai dari training dan mentorship yang dilakukan oleh GnB Accelerator.

"Di Demo Day, kami membantu mereka dengan mempertemukan dengan investor, perusahaan dan partner yang memiliki potensi untuk melakukan sinergi bisnis dengan memberikan kesempatan untuk menunjukkan produk inovatif mereka. Dengan jaringan global yang kami miliki di lingkungan investor dan perusahaan multinasional, kami yakin nantinya bisnis mereka dapat berkembang dengan cepat dan juga mendapatkan pendanaan dari berbagai investor terkemuka," kata Kentaro Hashimoto, Program Manager, GnB Accelerator.


Sementara itu menueur Retno Dewati, SEA Regional Manager Fenox VC, GnB Accelerator merupakan sebuah komitmen dari Fenox VC dan Infocom untuk membantu para pengusaha di bidang teknologi dalam mencapai kesuksesan, khususnya di Asia Tenggara.

"Kami ingin para startup yang telah berhasil melalui program setiap batch nya akan terus berkembang dan menjadi key player di ekosistem startup," kata Retno Dewati, SEA Regional Manager, Fenox VC.

Di batch kedua ini, GnB menghadirkan startup dengan beragam model bisnis mulaii dari SaaS, on-demand platform, marketplace, IoT, on-board entertainment platform, direct marketing platform hingga big data analytics.

Sebelumnya ketujuh startup terpilih di gelombang kedua ini telah menjalani program mentorship secara intensive selama 3 bulan. Berbagai mentor dengan latar belakang yang berbeda dihadirkan di setiap sesi untuk memastikan dukungan bagi startups dalam mengeksekusi bisnis mereka.

Tidak hanya mentoring, selama mengikuti program tersebut, setiap startup juga mendapatkan investasi sebesar US$50 ribu atau sekitar Rp 666 juta), fasilitas co-working space, dan akses ke jaringan global.