Telkom Bakal Buka Blokir Netflix?

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Selasa, 11/04/2017 19:05 WIB
Telkom Bakal Buka Blokir Netflix? Telkom memberi sinyal membuka blokir Netflix. (Foto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- BUMN telekomunikasi Grup Telkom dikabarkan akan membuka blokir layanan video streaming Netflix di jaringannya dalam waktu dekat. Keputusan tersebut didapat setelah adanya kesepahaman antara kedua perusahaan tersebut.

"Sejauh ini memang belum ada kesepakatan antara Netflix dan Telkom, tapi kami pastikan sudah ada kesepahaman," ucap Direktur Consumer Telkom Dian Rachmawan saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa (11/4).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini belum bisa memberikan bocoran ataupun detil kesepahaman yang dimaksud. "Mengenai bentuk kesepahaman nanti akan diumumkan detilnya dalam waktu dekat," imbuhnya.


Meski enggan membocorkan detil kesepahaman yang dimaksud, ia memastikan sejauh ini Netflix sudah memberikan sinyal positif untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Pastinya akan diumumkan dalam waktu dekat bila Netflix sudah siap mengikuti ketentuan yang berlaku, otomatis akan diberikan akses yang sama seperti pemain (OTT) lainnya," ungkapnya menambahkan.

Seperti diketahui, Grup Telkom (IndiHome, WiFi.id, dan Telkomsel) melakukan pemblokiran terhadap Netflix sejak 27 Januari 2016 lalu.

Telkom berkilah layanan streaming asal Amerika Serikat tersebut dinilai belum memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia karena banyak memuat konten berbau pornografi. Operator terbesar di Indonesia ini mensyaratkan adanya kerjasama sehingga konten bernada kekerasan dan pornografi bisa disaring untuk pelanggan Telkom.

"Konten Netflix harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Langkah yang kami ambil dilatarbelakangi untuk melakukan perlindungan dan kepastian layanan kepada masyrakat Indonesia,” kata Arif Prabowo, VP Corporate Communication Telkom tahun lalu.

Netflix menyediakan layanan di Indonesia secara resmi sejak awal 2016 setelah perusahaan membuka serentak layanan mereka ke berbagai negara.