Era Siber, JK Akui Cuma Tahan Sejam Pegang Gadget

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Rabu, 23/08/2017 07:52 WIB
Era Siber, JK Akui Cuma Tahan Sejam Pegang Gadget Jusuf Kalla akui tak bisa berlama-lama dengan gadget di era siber ini (dok. CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengaku tak sanggup berlama-lama menatap perangkat komunikasinya setiap hari. Hal ini menurutnya tentu bertolak belakang dengan anak muda zaman sekarang. Hal ini disampaikan JK saat membuka kongres pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Hotel Akmani, Jakarta, Selasa (22/8). 

"Kalau anak muda paling 4-5 jam, kalau saya paling cuma sejam," kata JK diikuti tawa peserta. 

Dalam pembukaan tersebut, JK mengaku membaca berita secara daring karena lebih cepat.



"Jangan lupa kalau Indonesia negara yang paling banyak membaca melalui gadget...Kalau berita saya baca sejak kemarin atau semalam," akunya lagi. 

JK menuturkan berita dan informasi memang lebih cepat ia peroleh dari media siber. Itu sebabnya, meski masih rutin membaca 8 surat kabar setiap harinya, yang ia baca dari sana hanya sebatas opini dan analisis.

Seiring pembukaannya, JK berharap media siber dapat menjaga objektivitasnya di tengah prinsip kecepatan yang diusung. Selain itu menurutnya media siber juga berperan penting dalam membentuk opini publik dewasa ini.


Karena itu objektivitas itu perlu karena itu revolusi tidak butuh jenderal tapi hanya butuh anak muda hebat. Itu berbeda dari zamannya, tapi bangsa juga bisa bangun dan berubah apabila anda memberikan informasi yang baik," ucap JK yang mengarahkan pernyataan ini ke pemimpin media siber di acara.

Setelah dideklarasikan di Dewan Pers pada April lalu, kongres ini adalah yang pertama kali diadakan oleh AMSI. Agenda kongres ini adalah pembahasan AD/ART, pembahasan program kerja, serta pembentukan pengurus baru AMSI.

Pengurus AMSI saat ini masih dipegang oleh Dewan Presidium yang beranggotakan 26 media pendiri. Wenseslaus Manggut dari Merdeka.com menjabat Ketua Presidium AMSI.