Tak Ingin Kutipannya Asal Dicomot, Tere Liye Merajai Twitter

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Rabu, 22/11/2017 01:17 WIB
Tak Ingin Kutipannya Asal Dicomot, Tere Liye Merajai Twitter Ilustrasi Twitter. (REUTERS/Kacper Pempel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis yang tenar dengan nama pena Tere Liye, menjadi buah bibir di jagat maya akibat keengganan dirinya atas kutipan-kutipan yang sering asal dicomot. Sosok kelahiran Lahat, Sumatera Selatan itu menjadi topik paling dikicau (trending topic) di media sosial Twitter, Selasa (21/1).

Perihal Tere Liye ini bahkan mengalahkan kata populer lainnya dalam pemberitaan seperti Gunung Agung di Bali yang kembali mengeluarkan asap dari mulutnya, dan Indra Sjafri yang dipecat dari kursi pelatih timnas Indonesia U-19.


Kehebohan atas Tere Liye itu bermula saat pria berusia 38 itu mengungkapkan ultimatum lewat laman Facebook agar kalimat-kalimat dirinya tak dicomot seenak hati. Semua itu bermula dari kegerahan penulis dngna nama asli Darwis itu akibat unggahan pasangan belia lewat Instagram saat sedang bermesraan lantas ditambah kutipan dari kalimat yang dibuat sang penulis.


'Epic sekali! Kalian yang maksiat. Tere Liye yang dapat dosanya,' salah satu ungkapan kekesalan Tere terkait penempatan tak pada tempatnya atas kalimat dirinya oleh orang lain, seperti dikutip dari laman Facebook-nya



Dalam unggahan berikutnya, Tere menegaskan jika ada yang tak terima dengan ultimatum 'dilarang pakai quote Tere Liye untuk caption fto selfienya', sang penulis mempersilakan mereka pakai kutipan lain.

'Misal, lagi foto selfie monyong di depan taman bunga, kasih caption: "Bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, UUD 1945".'demikian kutipan unggahan Tere Liye selanjutnya.




Lalu, Tere Liye pun membeberkan panjang lebar alasan dirinya mengeluarkan ultimatum larangan tersebut. Tere menilai pesan dari kalimat yang ia tuliskan pada novel itu tak sampai pada mereka yang ber-selfie bersama pasangan dengan melampirkan salah satu quotenya.

'Ketika tulisan-tulisan yang saya tulis, quote-quote yang saya posting di media sosial, melenting jauh sekali, lantas masuk ke kepala orang-orang yang bahkan tidak tahu apa makna, apa maksudnya," ujar Tere.

Pro kontra pun muncul di kalangan netizen terkait ultimatum yang dikeluarkan Tere Liye tersebut. Ada yang mendukung, ada yang kontra, bahkan ada yang mencibirnya dengan satire. (kid/kid)