"Mulai hari ini, penumpang Grab dapat mengisi GrabPay Credits mereka dan menggunakan GrabPay," ujar Managing Director GrabPay Southeast Asia Jason Thompson dalam rilis resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (14/12).
Pengumuman ini mengakhiri 'masa hukuman' dari Bank Indonesia (BI). Pada 16 Oktober lalu, BI menutup layanan isi ulang GrabPay lantaran Grab belum mengantongi izin menerbitkan uang elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menakar Buah Kerja Sama Grab - PayTren |
Kemitraan Grab dengan OVO ini juga berakibat pada tampilan di aplikasi. Kini nama GrabPay disebut dengan embel-embel 'powered by OVO'.
Fitur isi ulang Grab bisa dilakukan lewat beberapa cara, di antaranya adalah ATM, toserba, bank lokal, dan kartu debit. Selain itu Grab juga memperkenalkan cara baru untuk mengisi ulang GrabPay yakni melalui pengemudi. (asa)