Sosok perempuan dalam bingkai huruf "o" kedua di tulisan Google tak lain novelis kenamaan asal Inggris, Virginia Woolf. Dalam laman Google doodle, Louise Pomeroy sebagai ilustrator doodle hari ini mengaku mendapatkan inspirasi gaya minimalis Virginia yang ditunjukkan lewat gambar wajahnya dikelilingi daun musim gugur.
Virginia lahir pada 25 Januari 1882, atau tepatnya 136 tahun di Kensington, Inggris dari pasangan Julia Prinsep Duckworth Stephen dan Sir Leslie Stephan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Dapat Dana Segar Rp 16 Triliun |
Ayahnya merupakan seorang penulis yang memiliki kedekatan dengan komunitas sastra. Bersama suaminya, Leonard, Virginia kemudian menjadi anggota integral Grup Bloombsbury, kolentif intelektual dan seniman kontemporer yang berpengaruh di Inggris.
Ia menjadi salah satu sosok penting pergerakan terhadap kritik feminis di tahun '70-an. Feminisme juga menjadi salah satu topik kunci yang menginspirasi karya-karyanya.
Beberapa karya novel yang mendorongnya sebagai novelis kenamaan antara lain Mrs Dalloway (1925), To the Lighthouse (1927), dan Orlando (1928). Perspektif feminis ditemui pada buku nonfiksi 'A Room of One's Own (1929) dan Three Guineas (1938).
Virginia diketahui menderita depresi usai merampungkan novel terakhirnya 'Between the Acts' pada 28 Maret 1941. Sebelum bunuh diri dengan tenggelam ke sungai, Virginia sempat menulis sebuah surat perpisahan untuk suaminya. (evn)