Google Peringati Kelahiran Novelis Kenamaan Virginia Woolf

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Kamis, 25/01/2018 10:31 WIB
Google Peringati Kelahiran Novelis Kenamaan Virginia Woolf Google doodle menapilkan sosok novelis kenamaan, Virginia Woolf. (dok. Google)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laman pencarian Google hari ini menampakkkan sosok seorang perempuan dalam bingkai berbentuk oval pada . Google doodle hari ini sekeliling tulisan Google tampak daun mapple berguguran.

Sosok perempuan dalam bingkai huruf "o" kedua di tulisan Google tak lain novelis kenamaan asal Inggris, Virginia Woolf. Dalam laman Google doodle, Louise Pomeroy sebagai ilustrator doodle hari ini mengaku mendapatkan inspirasi gaya minimalis Virginia yang ditunjukkan lewat gambar wajahnya dikelilingi daun musim gugur.

Virginia lahir pada 25 Januari 1882, atau tepatnya 136 tahun di Kensington, Inggris dari pasangan Julia Prinsep Duckworth Stephen dan Sir Leslie Stephan.


Virginia dibesarkan sebagai anak berpendidikan dan telah mengenal literatur sejak dini. Sebuah perpustakaan besar mengisi bagian rumah keluarga Woolf di Inggris.

Ayahnya merupakan seorang penulis yang memiliki kedekatan dengan komunitas sastra. Bersama suaminya, Leonard, Virginia kemudian menjadi anggota integral Grup Bloombsbury, kolentif intelektual dan seniman kontemporer yang berpengaruh di Inggris.

Virginia mulai menulis secara profesional pada tahun 1900 dan menerbitkan novel pertamanya 'The Voyage Out' pada 1915. Novel tersebut didistribusikan lewat rumah penerbit Hogarth Press yang didirikan bersama suaminya.

Ia menjadi salah satu sosok penting pergerakan terhadap kritik feminis di tahun '70-an. Feminisme juga menjadi salah satu topik kunci yang menginspirasi karya-karyanya.

Gaya sastranya yang unik dan kerap menyuarakan isu feminisme menjadikan Virgina sebagai salah satu sosok berpengaruh di dunia.

Beberapa karya novel yang mendorongnya sebagai novelis kenamaan antara lain Mrs Dalloway (1925), To the Lighthouse (1927), dan Orlando (1928). Perspektif feminis ditemui pada buku nonfiksi 'A Room of One's Own (1929) dan Three Guineas (1938).

Virginia diketahui menderita depresi usai merampungkan novel terakhirnya 'Between the Acts' pada 28 Maret 1941. Sebelum bunuh diri dengan tenggelam ke sungai, Virginia sempat menulis sebuah surat perpisahan untuk suaminya. (evn)