Djarum Akui Ikut Suntik Dana ke Gojek

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Senin, 12/02/2018 20:19 WIB
Djarum Akui Ikut Suntik Dana ke Gojek Grup Djarum akhirnya akui investasi ke Gojek (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gojek hari ini kembali mengumumkan investasi baru. Kali ini, Global Digital Niaga (GDN) yang mengucurkan sejumlah dana untuk kerjasama dengan perusahaan penyedia aplikasi transportasi tersebut. GDN sendiri merupakan anak perusahaan pemodal ventura milik Grup Djarum, Global Digital Prima (GDP).

"Kami akan mengeksplorasi berbagai kerjasama di berbagai sektor, termasuk logistik, pembayaran, dan e-commerce, lewat Blibli.com milik GDN," jelas Nadiem Makarim, seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima CNNINdonesia.com, Senin (12/2).

Selain dengan Blibli.com, Nadiem juga tak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan anak usaha atau afiliasi lain dari grup GDN.


Sementara Kusumo Martanto, CEO PT Global Digital Niata menyatakan keyakinanannya bahwa Gojek akan memberikan keuntungan pada perusahaan berkat pertumbuhannya yang pesat.

Gojek juga dinilai mampu memberikan inovasi dan kesuksesan untuk konsumen dalam jumlah besar.

Kusumo Martanto, CEO Blibli.com, menyatakanbahwa GDN dan Gojek memiliki banyak kesamaan dan nilai. Kolaborasi akan keduanya akan meningkatkan kontribusi bisnis Unit Kecil dan Menengah (UMKM) dalam ekonomi digital Indonesia.

"Ada banyak kesamaan antara GDN dan GO-JEK yang bisa dikolaborasikan dalam hal membuka akses yang semakin luas bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi digital, pengembangan jasa logistik, merchandising, dan tak menutup kemungkinan untuk jangka panjang kami akan melakukan pengembangan teknologi ataupun pembangunan produk bersama," ujarnya Kusumo.

Kerjasama ini diharapkan membantu UMKM Indonesia memanfaatkan kesempatan dan tantangan di bisnis ekonomi digital.

"GDN dan Gojek memliki pemahaman yang mendalam dalam kesempatan dan tantangan untuk UMKm di dunia ekonomi digital Indonesia dan kami akan bekerja sama untuk memperbesar skala mereka daya saingnya," tutup Andre Soelistyo selaku pendiri dan Presiden Gojek.

GDN masih belum membuka angka investasi yang diberikannya pada Gojek. Sementara itu sebelumnya, Gojek dan Blibli.com telah bekerjasama dalam logistik melalui Go-Send.

Sebelumnya dihari yang sama, perusahaan otomotif lokal PT Astra International (Astra) mengumumkan telah menyuntikkan investasi sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk Gojek. Angka tersebut menjadikan investasi terbesar sepanjang sejarah bisnis digital Indonesia. (eks/eks)