Menurutnya, gambar-gambar tersebut telah beredar sejak sebelum masa registrasi dimulai. Sehingga, tak akan sulit bagi pelaku untuk memberikan identitas orang lain secara gratis.
"Intinya ini (gambar) sudah ada di Internet berseliweran di mana-mana karenanya saya imbau masyarakat jangan sembarangan memberikan fotokopi apalagi berwarna kepada siapa pun yang tidak berwenang," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membantah Bocor
Jika pihak Dukcapil ingin menghapus gambar-gambar tersebut dari platform situs pencarian Google, Rudi mengatakan Kominfo bersedia untuk berkoordinasi.
"Mau itu bagus. Kalau perlu saya bantu Dukcapil minta ke platform yang ada itu untuk menghapusnya karena itu informasi yang bisa disalahgunakan. Saya dukung," tuturnya.
Lebih lanjut, menurutnya data tersebut dikirimkan langsung dari masyarakat ke operator dan diteruskan ke Dukcapil. (eks)