Bos Grab Indonesia Jamin Nasib Pengemudi Uber

Anugerah Perkasa, CNN Indonesia | Senin, 26/03/2018 13:57 WIB
Bos Grab Indonesia Jamin Nasib Pengemudi Uber Grab Indonesia memastikan pengemudi Uber mendapatkan kesejahteraan dan insentif yang serupa dengan mitra perusahaan itu usai akuisisi dilakukan. (Foto: REUTERS/Darren Whiteside)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab Indonesia memastikan pengemudi Uber mendapatkan kesejahteraan dan insentif yang serupa dengan mitra perusahaan itu usai akuisisi dilakukan.

Direktur Pelaksana Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan akuisisi Grab terhadap Uber akan menciptakan platform pelayanan yang lebih baik. Di sisi lain, dia menuturkan pihaknya sangat memedulikan kesejahteraan mitra pengemudi Uber.

"Kami sangat peduli dengan kesejahteraan Anda, dan akan bekerja keras untuk memastikan Anda mendapatkan berbagai manfaat dan insentif yang sama seperti yang telah kami berikan bagi mitra pengemudi kami," kata Ridzki dalam keterangannya, Senin (26/3).



Dia menuturkan platform teknologi itu terbuka sehingga memungkinkan proses transisi yang lancar. Dengan demikian, mitra pengemudi dan pengguna Uber akan mudah terintegrasi dengan platform Grab.

Selain itu, Ridzki juga menegaskan, pihaknya juga aktif akan melakukan proses penerimaan mitra pengemudi Uber untuk memastikan pelayanan berjalan seperti biasa. Dengan integrasi itu, dia menuturkan, penumpang akan dapat menikmati waktu tunggu yang lebih singkat dan pejalanan yang lebih nyaman.

Ditutup dalam Dua Minggu

Diketahui, Grab akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa Grab mengakuisisi bisnis Uber di Asia Tenggara. Untuk memuluskan transisi, aplikasi Uber masih bisa digunakan dalam dua minggu ke depan.


Setelah itu, semua mitra pengemudi Uber, pelanggan dan pedagang di Uber Eats, dan semua layanan pengantaran akan dipindahkan ke platform Grab. Grab menyediakan laman online terkait proses migrasi ini di https://grab.com/id/comingtogether.

Dari laman tersebut, disebutkan bahwa pengemudi Uber diminta untuk segera meregistrasikan diri mereka ke Grab. Sehingga mereka bisa segera melanjutkan pekerjaan begitu layanan Uber ditutup. (asa)