Polling CNN: Pemerintah Didesak Minta Tanggung Jawab Facebook
Eka Santhika | CNN Indonesia
Sabtu, 07 Apr 2018 12:47 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil jajak pendapat pembaca CNNIndonesia.com meminta agar pemerintah menuntut tanggung jawab kepada Facebook. Hal ini terkait bocornya data satu juga pengguna Facebook di Indonesia.
Sebanyak 67 persen pembaca menginginkan agar pemerintah meminta tanggung jawab kepada Facebook. Sementara 26 persen pembaca meminta agar pemerintah menutup akses Facebook. Sementara tujuh persen sisanya menyarankan agar pemerintah cukup memberikan teguran kepada Facebook.
Jajak pendapat ini diikuti oleh 425 responden dengan rentang waktu jajak pendapat selama empat jam di lewat akun Twitter resmi CNNIndonesia.com pada Jumat petang (6/4).
[Gambas:Twitter]
CNNIndonesia.com juga menjaring pendapat para pembaca di Facebook. Para pembaca diminta pendapatnya apakah mereka akan menutup akun Facebook mereka setelah data satu juta pengguna di Indonesia bocor.
[Gambas:Facebook]
Dalam penjaringan opini tersebut, sebagian pembaca berkomentar bahwa mereka menganggap data pribadi mereka di media sosial itu tak terlalu penting, sehingga berita itu tak terlalu berpengaruh.
[Gambas:Facebook]
Sementara akun Hendri Wijaya mengeluhkan bahwa data pribadi banyak orang sebenarnya sudah sering disalahgunakan, tapi tak ada yang ribut.
"Duh no(mor) hp kita beredar kemana mana, bisa digunakan bank yang tak pernah urusan sebelumnya untuk offer kartu kredit, asuransi, dll. Coba dari mana mereka tahu? Gak ada yg ribut, gak ada komplain," tulisnya.
Namun, ada juga yang mendukung pemerintah untuk menutup akses Facebook, seperti ditulis akun Sucipto Spt.
"Tutup aja...Terus bikin FB lokal asli Indonesia."
Kontroversi Facebook di Indonesia terus bergulir. Kementerian Komunikasi dan Informatika dan DPR mengancam akan menutup akses Facebook di Indonesia. Kemenkominfo juga akan mengusut hal tersebut dengan pihak kepolisian. (eks)
Sebanyak 67 persen pembaca menginginkan agar pemerintah meminta tanggung jawab kepada Facebook. Sementara 26 persen pembaca meminta agar pemerintah menutup akses Facebook. Sementara tujuh persen sisanya menyarankan agar pemerintah cukup memberikan teguran kepada Facebook.
Jajak pendapat ini diikuti oleh 425 responden dengan rentang waktu jajak pendapat selama empat jam di lewat akun Twitter resmi CNNIndonesia.com pada Jumat petang (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penjaringan opini tersebut, sebagian pembaca berkomentar bahwa mereka menganggap data pribadi mereka di media sosial itu tak terlalu penting, sehingga berita itu tak terlalu berpengaruh.
[Gambas:Facebook]
Sementara akun Hendri Wijaya mengeluhkan bahwa data pribadi banyak orang sebenarnya sudah sering disalahgunakan, tapi tak ada yang ribut.
"Duh no(mor) hp kita beredar kemana mana, bisa digunakan bank yang tak pernah urusan sebelumnya untuk offer kartu kredit, asuransi, dll. Coba dari mana mereka tahu? Gak ada yg ribut, gak ada komplain," tulisnya.
"Tutup aja...Terus bikin FB lokal asli Indonesia."
Kontroversi Facebook di Indonesia terus bergulir. Kementerian Komunikasi dan Informatika dan DPR mengancam akan menutup akses Facebook di Indonesia. Kemenkominfo juga akan mengusut hal tersebut dengan pihak kepolisian. (eks)