Menjawab pertanyaan itu, Zuckerberg tidak memberi jawaban lugas kalau perusahaannya akan memberikan produk berbayar. Ia hanya memberi jawaban ambigu.
"Akan selalu ada versi Facebook yang bisa digunakan dengan gratis," jelas Zuck, seperti dikutip Ubergizmo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak memiliki pilihan untuk (pengguna)keluar (dari iklan). Itu akan menjadi produk berbayar," jelas Sandberg seperti dilansir Techcrunch, Rabu (11/4).
Terkait eksploitasi data pribadi pengguna, sebenarnya hal ini mestinya disadari oleh setiap orang yang berinternet. "Jika Anda tidak membayar untuk sebuah produk, maka Anda adalah produknya".
Masalahnya, data pengguna yang seharusnya hanya disimpan oleh Facebook ini dibagikan secara ilegal ke pihak ketiga. Diduga data itu diberikan oleh profesor dari Cambridge, Alexandr Kogan, kepada Cambridge Analytica (CA). CA menggunakan data itu untuk memengaruhi opini publik terkait Pemilu Presiden di AS. CA sendiri bekerja sebagai konsultan pemilu bagi Donald Trump. (eks/btg)