Elon Musk Ingin Buat Perusahaan Permen

Eka Santhika, CNN Indonesia | Senin, 07/05/2018 10:46 WIB
Elon Musk Ingin Buat Perusahaan Permen Sukses dengan kendaraan listrik dan misi luar angkasa, Elon Musk dikabarkan berniat membuat perusahaan permen. (REUTERS/Mike Blake)
Jakarta, CNN Indonesia -- Elon Musk ingin membuat perusahaan permen. Hal ini diungkap Musk dalam cuitan yang ia unggah pada akhir pekan lalu. Alih-alih melontarkan candaan, ia menyebut bahwa ia sangat, sangat, serius mengenai idenya ini.

"Ini akan jadi menakjubkan," tulis Musk dalam cuitannya seperti dikutip CNN, Minggu (6/5).






Padahal Musk dikenal dengan perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi. Tesla yang mendorong perkembangan mobil listrik, SpaceX yang ingin mengubah cara orang ke antariksa. Ia juga menginisiasi Paypal, layanan pembayaran yang meningkatkan keamanan pembayaran di internet.

Sehingga celetukannya untuk membuat perusahaan permen tak ayal dianggap sebagai candaan oleh para pengikutnya di Twitter yang kemudian menanggapi cuitan itu dengan beragam reaksi.

"Elon kenapa kamu tidak mulai membuat merek parfum. Elon's Musk," cuit akun @issyelliot. Musk sendiri adalah salah satu jenis wewangian parfum yang cukup populer.





Meski demikian, tak sedikit yang menyukai idenya ini. Setidaknya lebih dari 200ribu orang menyukai ide tersebut dan 38 ribu orang meretweeetnya.

Mereka juga penasaran kapan perusahaan itu akan diluncurkan, apa nama perusahananya itu, kapan ia akan mulai melakukan perekrutan, dan bagaimana mereka bisa membeli saham perusahaan anyarnya itu.

Cuitan mengenai ide membangun perusahaan permen ini merupakan bagian dari serangkaian perang opini Musk dengan investor kawakan Warren Buffett.

Hal ini bermula dari awal minggun lalu saat Musk berkomentar bahwa parit ekonomi yang diinisiasi oleh Buffett payah.

Menanggapi komentar Musk, Buffett membalas bahwa idenya itu masih menjadi ide yang baik. Ia lantas mencontohkan bahwa perusahaan permennya adalah contoh yang baik.

"Lalu aku akan membangun [perusahaan] parit dan mengisinya dengan permen," dalam cuitan Musk sebelumnya, Sabtu (5/5). "Warren B tidak akan bisa menolak berinvestasi." (eks/eks)