Lubang hitam yang ditemukan itu tergolong istimewa karena ukurannya yang sangat besar dan kecepatannya dalam 'melahap' objek angkasa cukup cepat.
Hasil observasi tim astronom ANU mendapati lubang hitam tersebut mampu menelan massa seukuran Matahari setiap dua hari. Bahkan saking besarnya lubang hitam inia nampak memiliki massa setara 20 miliar bintang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lubang hitam ini berkembang begitu cepat dengan sinarnya yang ribuan kali lebih terang dari sebuah galaksi, berkat seluruh gas yang menyebabkan friksi dan panas,"ucap Dr Wolf dari ANU Research School of Astronomy dan Astrophysics seperti dikutip dari Phys.org.
Lubang hitam super masif tersebut tergolong langka. Menggunakan teleskop SkyMapper milik ANU, Dr Wolf dan koleganya berhasil menemukan objek antariksa ini di jarak 12 miliar tahun. (evn)