Dua tanggal itu adalah masa berakhirnya masa liburan cuti bersama para pegawai. Namun, bonus yang diberikan hanyalah berupa tidak diberlakukannya potongan administrasi pada ongkos pesananan.
"Tarif tersebut 100 persen untuk pengemudi," jelas Marketing Director Grab Mediko Azwar saat dihubungi CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon, Selasa (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tak seperti tahun lalu dimana Grab memberikan insentif khusus saat pengemudi bekerja saat lebaran. Jumlah insentif yang diberikan cukup menggiurkan. Seorang supir mengaku bisa mendapat Rp11 juta selama Lebaran.
"Tidak ada hubungannya. Kami memang menghadirkan program yang berbeda-beda untuk mitra pengemudi maupun penumpang setiap tahunnya," lanjut Ridzky.
Selain itu, Grab juga memberikan fitur khusus bagi mitra GrabCar. Mereka bisa memanfaatkan fitur "Multi-City" sehingga bisa menerima pesanan saat sedang berada di kota lain.
Sebab, sebelumnya pengemudi tidak dapat menerima order di luar kota di mana mereka terdaftar. Dengan demikian, mitra GrabCar masih bisa tetap mendapatkan penghasilan ketika berlibur di kampung halaman.
Lihat juga:Grab Cetak Pendapatan Rp13,9 Triliun |
Namun, fitur ini hanya berlaku di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Semarang. Fitur ini hanya akan berlaku selama 2 minggu pada tanggal 11 Juni - 1 Juli 2018. Kendati demikian, fitur ini hanya ditujukan untuk mitra GrabCar.
Ridzki mengatakan fitur ini merupakan hasil masukan dari para mitra pengemudi yang tetap ingin bekerja di kampung halaman meskipun sedang libur lebaran. (eks)