Pengenal Wajah Tak Akurat Identifikasi Umur Pengguna Tik Tok

Eka Santhika, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 18:44 WIB
Pengenal Wajah Tak Akurat Identifikasi Umur Pengguna Tik Tok Ilustrasi (Diolah dari Istockphoto/Halfpoint)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat menyebut bahwa teknologi pengenal wajah atau face recognition tak akurat untuk menentukan umur seseorang. Pernyataan ini menanggapi komentar Kominfo yang menyebut bahwa Tik Tok akan menggunakan teknologi pengenal wajah untuk mengecek batas umur pengguna.

Hal ini sempat dilontarkan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan saat konferensi pers di kantor Kemenkominfo, Selasa (10/7).

"Saya tidak yakin penggunaan face recognition untuk registrasi (Tik Tok) bisa dilaksanakan dengan baik karena tingkat akurasinya rendah," jelas Widodo Budiharto, Profesor Kecerdasan Buatan, Universitas Bina Nusantara saat dihubungi via telepon, Rabu (11/7).


Hal senada diungkap Wisnu Jatmiko, Koordinator Magister dan Doktor Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer UI. Menurutnya, berdasarkan pengalaman, prediksi umur pada smartphone saat ini masih kurang akurat.

"Sebagai contoh, pengguna yg berusia 26 tahun, pada beberapa percobaan dideteksi lebih tua (jadi) umur 30 tahunan. Dan pada beberapa percobaan juga dideteksi lebih muda (jadi) 19 tahun," tulisnya ketika dihubungi lewat pesan singkat.

Hal ini dijelaskan Widodo lantaran software pengenal wajah yang berkembang saat ini hanya bisa mengenali wajah pengguna. Namun belum bisa mendeteksi variasi umur. Sehingga, software itu masih sering salah mengenali umur seseorang.

Kelemahan lain dari teknologi pengenal wajah ini menurut Widodo adalah adanya kemungkinan manipulasi.

"Bisa saja ia registrasi (Tik Tok) menggunakan wajah orang lain," tuturnya lagi.

Pihak Tik Tok sendiri hingga saat ini masih belum memberi komentar terkait teknologi pengenal wajah yang akan digunakan untuk memenuhi syarat penggunanya yang dibatasi minimal berusia 13 tahun. (eks/eks)