Desember, Israel Bakal Kirim Misi Jelajah Bulan

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 12:18 WIB
Desember, Israel Bakal Kirim Misi Jelajah Bulan Ilustrasi. (Foto: Maxim Zmeyev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel pada Selasa (10/7) mengumumkn rencana untuk mengirimkan misi antariksa pertamanya ke bulan pada Desember mendatang.

Dilaporkan AFP, pesawat luar angkasa yang belum memiliki nama itu akan memiliki bentuk sebuah 'pod' dengan bobot seberat 585 kilogram. Sejak diluncurkan pada Desember, pesawat luar angkasa ini dijadwalkan mendarat di bulan pada 13 Februari 2019.

Rencananya, pesawat luar angkasa ini akan diluncurkan dengan menumpang roket milik SpaceX.


Berbeda dengan misi lainnya untuk melakukan penelitian, misi pertama Israel ini tak lain hanya untuk menandakan bahwa negara tersebut mampu menginjakkan kaki dan mengibarkan bendera di sana untuk pertama kalinya.

Sejauh ini, misi serupa baru berhasil dilakukan oleh Amerika Serikat, Rusia, dan China.

Yariv Bash, Kfir Damari, dan Yonatan Winetraub merupakan tiga ilmuwan yang tergabung dan proyek ini. Ketiganya membentuk SpaceIL dan bermitra dengan idustri aeronautika milik pemerintah untuk membuat pesawat kecil yang bisa mendarat di bulan pada 2013 lalu.

Berbekal US$30 juta yang merupakan hadiah dari Google, ketiganya mengembangkan proyek tersebut. Hanya saja, hingga masa berlaku hadiah berakhir pada Maret lalu tim Israel belum berhasil mengirim manusia ke bulan.

Meski begitu, seorang miliuner Israel Morris Khan menyatakan kesediannya membiayai misi tersebut. Ia diketahui menghibahkan US$100 ribu untuk menutup kebutuhan proyek yang menelan dana sebesar US$95 juta.

Menyoal kemungkinan terburuk, tim ilmuwan menyusun rencana cadangan yakni dengan mengirim sebuah kapal kecil nirawak. Kapal ini nantinya akan dipakai untuk mengirimkan data ke pusat kendali di Bumi selama dua hari. (evn)