Elon Musk Minta Maaf Usai Ejek Aksi Heroik di Gua Thailand

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 18/07/2018 20:07 WIB
Elon Musk Minta Maaf Usai Ejek Aksi Heroik di Gua Thailand CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk. (Foto: REUTERS/Bobby Yip)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri dan CEO Tesla Elon Musk akhirnya menyatakan permintaan maaf atas ucapannya yang bernada mengejek aksi penyelamatan 12 orang remaja di gua Tham Luang, Thailand.

Permintaan maaf terutama ditujukan pada pimpinan penyelam Vernon Unsworth, salah satu tim penyelamat yang sempat diejek sebagai pedofil oleh Musk.

"Tindakannya yang menentang saya tidak lantas menjustifikasi sikap saya terhadapnya, dan untuk itu saya meminta maaf kepada Unsworth dan atas nama perusahaan yang saya pimpin," tulis Musk dalam cuitannya.


Dilaporkan Reuters, Musk mengakui bahwa hal itu murni kesalahannya pribadi.

"Kesalahan ini murni kesalahan saya pribadi," imbuhnya.

Ucapan pendiri Tesla dan SpaceX terhadap Unswort dianggap sebagai sebuah ejekan atas aksi heroik tim penyelamat terhadap 12 orang remaja di Thailand.

Atas hal itu, Unsworth dikabarkan tengah menempuh jalur hukum untuk menyeret Musk ke meja hijau.

Pada Minggu (15/7), Musk sempat mengunggah cuitan kontroversial yang menuduh Unsworth sebagai seorang pedofil. Tuduhan itu diutarakan setelah Unsworth dianggap mencela purwarupa kapal selama mini milik Musk sebagai sebuah aksi 'pencitraan'.

Unsworth dalam wawancara dengan CNN menyebut kapal selam milik SpaceX tidak praktis karena dianggap terlalu rapuh untuk melewati lekukan-lekukan di gua.

Tak terima dengan ucapan Unsworth, Musk pun menggunggah sebuah cuitan kontroversial dan menyebut ia akan membuktikan bahwa karyanya itu bisa masuk dengan mudah ke gua tempat para korban terjebak selama berhari-hari.

Akibat ucapannya tersebut, Musk harus menerima kenyataan saham perusahaannya anjlok pada Senin (16/7). Sejumlah analis dan investor mengatakan pernyataan-pernyataan Musk dikhawatirkan bisa mengacaukan fokus bisnis perusahaan yang dibangunnya. (evn)