Sebagai fenomena istimewa, gerhana bulan kali ini merupakan yang terpanjang selama abad ke-21. Fase gerhana bulan total akan berlangsung selama 103 menit, atau empat menit lebih pendek dari durasi terpanjang yang mungkin terjadi.
Hal ini disebabkan pada saat gerhana nanti, bulan akan berada pada posisi terjauhnya dari Bumi. Itulah yang menyebabkan bulan bergerak lebih lambar dan membutuhkan waktu lama untuk melewati bayangan Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan fenomena ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia mulai pukul 01.24 WIB.
"Fase gerhana bulan totalnya sendiri mulai pukul 02.30 WIB sampai dengan 04.13 WIB, jadi hampir dua jam. Gerhananya akan berakhir sekitar pukul 05.19 WIB," ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.
"Asal cuaca cerah, dari mana pun bisa mengamati karena bulan purnama itu cukup terang. Karena sekarang ini kita sedang musim kemarau, jadi kemungkinan untuk mendung atau hujan kecil," ucapnya. (evn)