Tidak hanya Indonesia, beberapa negara di dunia juga bisa melihat gerhana bulan total dengan mata telanjang. Dilansir dari Business Insider, apabila cuaca mendukung dan bersih dari polusi, sebagian besar negara di Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Tengah bisa menikmati gerhana bulan total.
Antartika juga bisa memiliki pemandangan yang bagus. Sementara itu negara-negara di Eropa, Asia Timur, Australia, bisa menikmati gerhana bulan sebagian. Momen ini terjadi ketika bulan melewati sebagian bayangan bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerhana bulan sebagian dimulai ketika bulan pertama kali menyentuh penumbra. Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) mengatakan gerhana bulan sebagian akan terjadi pada 28 Juli pukul 00:14 WIB.
Dilansir dari NBC, tidak seperti gerhana matahari, gerhana bulan tidak beresiko bagi mata, sehingga tidak diperlukan kacamata pelindung. Gerhana bulan juga lebih mudah dilihat daripada gerhana matahari.
"Untuk melihat gerhana matahari, Anda harus berada tepat di sepanjang garis tengah untuk melihat gerhana total. Untuk gerhana bulan, Anda bisa berada di bagian tertentu dari belahan bumi dan melihatnya," kata ahli geologi NASA Noah Petro. (age)