Grab Berhentikan Ojek Online Pelaku Pemukulan Pejalan Kaki

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Selasa, 07/08/2018 23:12 WIB
Grab Berhentikan Ojek Online Pelaku Pemukulan Pejalan Kaki Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang penjalan kaki menjadi korban pemukulan seorang wanita pengendara ojek online yang melintas di trotoar yang berada di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin (6/8). Video yang direkam korban tersebut tersebar di media sosial dan viral.

Menanggapi hal tersebut, Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar menyesali tindakan kekerasan yang dilakukan oleh salah satu mitra pengemudi GrabBike dan mereka telah memberhentikan pengemudi tersebut.

"Menyusul hasil investigasi terkait kejadian ini, kami telah memberhentikan mitra pengemudi yang bersangkutan secara permanen karena terbukti telah melakukan pelanggaran seperti yang diinformasikan di media massa dan media sosial," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/8).
Mediko menjelaskan keselamatan dan keamanan seluruh pengemudi, penumpang, dan masyarakat umum merupakan prioritas utama perusahaannya. Maka, sesuai dengan kebijakan yang berlaku, segala bentuk kekerasan / kejahatan tidak akan ditoleransi.


Mediko pun menambahkan pihaknya melakukan proses seleksi yang ketat dalam perekrutan mitra pengemudi termasuk latar belakang dan catatan kriminal mereka dan berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam proses seleksi dan pelatihan mitra pengemudi, serta inisiatif-inisiatif keselamatan lainnya.

"Dengan demikian, para mitra pengemudi kami diharapkan untuk tidak hanya memberikan standar pelayanan yang tinggi kepada penumpang, namun juga menjadi pengguna jalan yang tertib lalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan," tambahnya.

Dia pun membuka layanan konsumen bagi masyarakat yang memiliki pengalaman berkendara tidak berkenan.

"Kami mohon untuk segera melaporkannya ke layanan konsumen Grab - dan pihak berwajib apabila diperlukan. Layanan konsumen Grab dapat dihubungi 24/7 di +6221 8064 8777 atau support.id@grab.com untuk merespon segala bentuk pertanyaan baik dari penumpang maupun mitra pengemudi," jelasnya.
Pernyataan ini keluar setelah kejadian yang sempat viral di media massa. Seorang anggota Koalisi Pejalan Kaki bernama Alif menjadi korban pemukulan seorang wanita pengendara ojek online yang melintas di trotoar yang berada di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin (6/8). Video yang direkam korban tersebut tersebar di media sosial dan viral.

Dalam video tersebut Alif yang berjalan di trotoar menegur seorang wanita yang merupakan pengendara motor. Saat itu motor melintas di trotoar.

Namun wanita tersebut tidak terima. Dia pun menanyakan apakah Alif merupakan anggota kepolisian atau bukan dan apa pekerjaannya. Usai perdebatan yang terjadi itu, Alif pun kembali berjalan.

Pengendara motor tersebut pun kembali melintas di trotoar tetapi dan memukulnya dengan helm.

(age/age)