Dengan cara ini Twitter menyebut diharapkan mereka mampu mengidentifikasi akun spam dan bot secara otomatis tanpa mengandalkan laporan semata.
- Jika pengguna tidak melakukan konfirmasi alamat email.
- Pengguna yang sama melakukan pendaftaran berulang kali secara terus menerus.
- Akun tersebut terus melakukan cuitan dan me-mention akun yang tidak mem-follow mereka.
- Perilaku yang mengindikasikan serangan terkoordinasi.
- Mengamati interaksi dan apakah cuitan melanggar aturan Twitter.
- Perilaku seperti melakukan cuitan dalam volume tinggi dengan tagar yang sama atau menggunakan akun yang sama tanpa balasan dari akun yang pengguna mention.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi akun yang dikunci itu tak selalu berarti akun spam atau bot. Dalam beberapa kasus, akun ini dibuat oleh orang sungguhan, tetapi Twitter tidak dapat memastikan apakah pemilik adalah orang sungguhan dan masih memiliki akses ke akun itu.
1. Mengunci akun mencurigakan
Jika berdasarkan perhitungan metrik mereka sebuah akun masuk kategori mencurigakan maka akun tersebut akan dikunci. Pengguna tak bisa melakukan aktivitas di Twitter.
[Gambas:Twitter]
Jika konfirmasi dari Twitter tak ditanggapi, maka akun tersebut akan segera dihapus. Akun juga akan ditandai untuk mencegah akun lain mengikuti mereka.
2. Persulit proses pendaftaran
Untuk mempersulit pendaftaran akun spam, Twitter akan meminta akun baru untuk mengonfirmasi alamat email atau nomor telepon pada akhir tahun ini.
3. Mengaudit akun
Twitter juga menyebut mereka akan mengaudit akun-akun yang ada untuk melihat ada tidaknya tanda-tanda pendaftaran otomatis. Cara ini disebut Twitter telah mencegah lebih dari 5.000 pendaftaran bersifat spam setiap harinya. (eks)