Sempat Sulit, Telekomunikasi Mulai Pulih Pasca Gempa Lombok

Eka Santhika & Agnes Savithri & JNP, CNN Indonesia | Senin, 20/08/2018 19:45 WIB
Sempat Sulit, Telekomunikasi Mulai Pulih Pasca Gempa Lombok Ilustrasi (ANTARA FOTO/HO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa susulan Lombok Timur yang terjadi Minggu (19/8) malam sempat membuat listrik kembali padam dan berimbas pada terganggunya jaringan telekomunikasi di wilayah itu.

Keluhan sulitnya sinyal XL sempat juga dikeluhkan seorang relawan yang tengah berada di Lombok dalam cuitannya.

Sejumlah operator mengakui bahwa jaringan mereka memang sempat terganggu. Namun, mereka lakukan mitigasi untuk mengatasi gangguan tersebut.

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya mengungkapkan saat kejadian, 900 network element XL terganggu. Namun, pihaknya sudah melakukan mitigasi.

"Hingga pukul 13.00 hari ini (Senin, 20 Agustus 2018), Tinggal 200 network element yang belum benar," jelasnya saat ditemui saat uji jaringan 5G di kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (20/8).

Yessie menjelaskan beberapa kendala yang menghalangi proses pemulihan adalah listrik yang masih padam di beberapa lokasi.

"Dan beberapa wilayah karena belum boleh masuk (dijangkau)," tambah Yessie.

Hal serupa diungkap General Manager External Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin. Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi pasca gempa Lombok menurut membuat BTS sempat tidak dapat beroperasi karena memerlukan pasokan listrik.

Oleh karena itu Telkomsel mengerahkan dua mobile BTS yang bisa beroperasi dengan menggunakan genset atau dengan panel surya. Dua mobile BTS itu dioperasikan di Posko Madayin dan Posko Tanjung di Lombok Utara.

"Sejauh ini ada dua Combat di posko Tanjung & posko Madayin Kabupaten Lombok Utara. Jalur komunikasi jadi sangat strategis. Komunikasi digunakan semua koordinasi semua bantuan apa yang paling dibutuhkan lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Denny di kantor Telkomsel, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Sementara Ciba Gangga, PR Section Head Smartfren menyebut bahwa layanan mereka telah kembali normal pasca padamnya listrik di Lombok kemarin.

"Pas mati lampu PLN, BTS-nya pakai baterai cadangan atau genset. Sekarang sudah normal lagi pakai listrik PLN," tuturnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin siang.

Sementara Indosat dan Tri hingga saat ini belum memberi keterangan mengenai gangguan layanan kembali terjadi di Lombok.

Kementerian Komunikasi dan Informatika lewat Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) kembali mengirimkan 34 telepon satelit tambahan ke Lombok. Sehingga saat ini total terdapat 50 unit telepon satelit untuk membantu komunikasi di wilayah itu. (eks/eks)