NASA Gelar Sayembara Konversi Karbon Dioksida Berhadiah Rp11M

RBC, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 12:48 WIB
NASA Gelar Sayembara Konversi Karbon Dioksida Berhadiah Rp11M NASA menggelar sayembar mengonversi karbon dioksida menjadi sumber energi di Mars. (Foto: FitzFox/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) hendak membekali misi berawaknya saat berada di Mars dengan teknologi yang mampu mengonversi karbon dioksida menjadi sebuah sumber energi.

Untuk mewujudkan misi tersebut, NASA tengah menggelar sebuah sayembara berupa Tantangan Konversi CO2. Harapannya sayembara ini bisa mendorong masyarakat menemukan cara mengonversi karbon dioksida yang memenuhi Planet Merah menjadi komponen bermanfaat bagi para astronaut.

Mnajer program Centennial Challenges, Monsi Roman mengatakan untuk memungkinkan kehidupan manusia secara berkepanjangan di planet lain, dibutuhkan berbagai sumber daya alam yang tak semuanya bisa dibawa dari Bumi.


"Jika kita dapat mengubah sesuatu yang memang ada di sana dalam jumlah banyak seperti karbon dioksida, menjadi berbagai produk yang berguna, maka kemungkinan untuk menjelajah antariksa menjadi tidak terbatas," ujar Roman.

Kompetisi ini akan fokus pada pengembangan glukosa, sebuah komponen yang terbuat dari hidrogen, karbon, dan oksigen. Di Bumi, glukosa ada dalam jumlah yang besar karena diproduksi oleh tanaman.

Namun, keadaan serupa tidak memungkinan terjadi di Mars. Sumber daya untuk memproduksi glukosa dari tanaman seperti air, energi, dan sumber daya manusia jumlahnya sangat terbatas untuk mengembangkan hal ini.

"Glukosa merupakan target dalam tantangan ini karena ia merupakan komponen yang paling mudah untuk dicerna, yang akan mengoptimalkan efisiensi konversi," tulis NASA dalam keterangan pers yang dipublikasikan pada tanggal 30 Agustus lalu seperti mengutip Techtimes.

Kandidat yang memenangkan kompetisi ini nantinya bukan hanya digunakan di Mars, tapi juga di Bumi untuk menurunkan kadar karbon dioksida yang terus menerus 'menyerang' lapisan atmosfer.

NASA menjanjikan pemenang dari tantangan ini akan memperoleh hadiah sebesar US$750 ribu atau setara dengan Rp11,2 miliar. Kesempatan untuk mengikuti tantangan ini akan dibuka hingga akhir Februari 2019 mendatang. (evn)