Dalam kesepakatan bisnis tersebut, kedua perusahaan sepakat untuk berkolaborasi menggunakan teknologi milik Microsoft. Sejumlah teknologi termasuk big data dan kecerdasan buatan nantinya bisa digunakan oleh Grab.
Dilaporkan Reuters, sebelumnya Grab sempat mengungkap rencana untuk menambah kembali dana sekitar US$3 miliar hingga akhir tahun. Hingga saat ini Grab baru mengumpulkan pendanaan sekitar US$2 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai contoh, penumpang nantinya bisa memotret lokasi terkini mereka dan hasil gambarnya akan diartikan sebagai alamat yang akurat bagi pengemudi.
Kabar yang beredar sebelumnya mengatakan Grab juga akan mengantongi dana segar sebesar US$1 miilar dari Softbank. Namun demikian hingga kini kabar tersebut masih simpang siur lantaran kedua pihak dikabarkan masih dalam tahap pembicaraan. (evn)