Peneliti keamanan dari Vaksincom Alfons Tanujaya menjelaskan jika tautan itu diklik, pengguna akan diminta untuk mengisi daftar pertanyaan dan mengirimkannya kembali tautan itu kepada 20 teman atau grup.
Ini adalah syarat yang harus dilakukan agar stiker bisa diunduh. Pengguna juga diiming-imingi bakal mendapat undian ponsel mahal jika melakukan perintah yang diminta. Cara serupa sempat digunakan juga untuk menyebarkan scam voucer McDonald yang sebelumnya marak beredar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WhatsApp memang baru saja memberikan akses khusus bagi beberapa penggunanya untuk mendapat emoji stiker. Stiker ini bisa didapat jika pengguna sudah memperbarui aplikasi ke versi 2.18.229.
Tidak meratanya penyebaran fungsi stiker WhatsApp ini dimanfaatkan oleh scammer untuk melakukan penipuan. Alfons memperkirakan bahwa pembuat scam ini sengaja membuat pesan berantai ini untuk mengumpulkan data pribadi pengguna.
Alfons menghimbau para pengguna WhatsApp agar tidak terpengaruh oleh tawaran scam tersebut dan bersabar sampai mendapat pembaruan dari WhatsApp.
Selain itu, ia juga menganjurkan agar pengguna WhatsApp tidak mudah tergiur dengan pesan broadcast serupa. Sebab, akan membahayakan perangkat pengguna jika tautan yang diberikan ternyata menyambungkan pengguna dengan situs yang digunakan untuk mencuri data pribadi atau menginfeksi perangkat dengan virus, malware, bahkan ransomware. (jef/eks)