Konferensi yang berlangsung pada 15-16 November 2018 ini juga turut mendatangkan pembicara dan penulis yang merupakan 'ahli Bumi datar'. Sama dengan konferensi sebelumnya, kali ini mereka akan berupaya menunjukkan rupa Bumi tak bulat seperti yang selama ini dikemukakan sains.
Peserta konferensi disuguhi presentasi dan perdebatan yang mempromosikan dan merayakan bahwa bentuk Bumi datar. Menurut catatan Patheos ada sekitar 600 orang peserta konferensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, penganut Bumi datar kerap menganggap ilmuwan telah memberikan informasi yang salah mengenai Bumi dan Bulan. Neil deGrasse Tyson, Bill Nye the Science Guy, Elon Musk, NASA dan media adalah sasaran empuk mereka untuk disalahkan. Penganut Bumi datar beranggapan bahwa tak ada gambar asli yang ditunjukkan oleh media mengenai bentuk Bumi tanpa suntingan.
"Jangan pernah lupa," kata Rob Skiba, tokoh Bumi datar terkenal YouTube dalam konferensi ini. "Kami dulu adalah kamu."
Lihat juga:NASA Temukan Gunung Es Simetris di Antartika |
"Aku tidak merasa malu," kata salah seorang peserta bernama Rick Hummer.
Sebelumnya, Konferensi Bumi Datar pertama kali diselenggarakan pada November 2017. Dalam konferensi tersebut diprakarsai Krypto Media and Creation Cosmology Institute yang juga mengundang berbagai pembicara Bumi datar. (kst/evn)