CEO Twitter Jack Dorsey Picu 'Badai' Media Sosial di India

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 09:34 WIB
CEO Twitter Jack Dorsey Picu 'Badai' Media Sosial di India Jack Dorsey. (Drew Angerer/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Twitter Jack Dorsey dituduh menyebarkan kebencian terhadap kasta brahmana di India. Tuduhan ini diberikan setelah beredar foto Dorsey memegang poster yang menyatakan "menghancurkan patriaki Brahmana" pada kunjungannya ke India.

Dilansir dari AFP, foto yang menampilkan Dorsey bersama enam perempuan tersebut diambil setelah diskusi dengan jurnalis dan aktivisi perempuan India. Kasta atau kelompok sosial memang masih menjadi masalah utama di India.

Salah seorang peserta diskusi mencuitkan foto bersama Dorsey dengan poster yang menyulut kemarahan sebagian pihak.




Cuitan tersebut membuat Dorsey dinilai menebarkan kebencian pada kasta tertentu di media sosial.

"Apakah Anda menyadari bahwa gambar ini berpotensi menimbulkan kerusuhan komunal pada saat beberapa negara akan menghadiri Pemilihan Majelis di India," kata perwira polisi India Sandeep Mittal.

"Bahkan sekarang permintaan maaf tidak ditawarkan. Sebenarnya ini adalah kasus yang cocok didaftarkan kasus pidana untuk upaya mendestabilisasi negara," tambahnya.
Twitter membela Dorsey dalam komentar yang diposting di halaman resmi India. Twitter mengatakan seorang aktivis kasta Dalit telah membagikan pengalaman pribadinya dan memberikan sebuah poster kepada Jack.

"Ini bukan pernyataan dari Twitter atau CEO kami, tetapi refleksi nyata dari upaya perusahaan kami untuk melihat, mendengar, dan memahami semua sisi percakapan publik penting yang terjadi pada layanan kami di seluruh dunia," kata perusahaan itu.





Politik kasta dapat berkembang menjadi kekerasan di India, di mana hierarki yang berabad-abad telah membagi umat Hindu ke dalam kelas-kelas yang dimulai dengan Brahmana dan berakhir dengan kaum Dalit, sebelumnya dikenal sebagai "tak tersentuh".

Meskipun sistem ini telah dihapus secara resmi, namun sistem ini masih berlaku di daerah pedesaan dan menentukan di mana orang tinggal, siapa yang mereka nikahi dan jenis pekerjaan apa yang mereka lakukan. (age/age)