Arkeolog Israel Temukan Koin Antik Masa Perang Salib

CNN Indonesia | Jumat, 07/12/2018 06:30 WIB
Arkeolog Israel Temukan Koin Antik Masa Perang Salib Ilustrasi. (israel antiquities authority)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arkeolog Israel menemukan 24 koin dan anting emas di pelabuhan kuno Kaisarea, Israel. Arkeolog memperkirakan koin dan anting emas ini berusia kurang lebih 900 tahun yang notabene merupakan masa Perang Salib.

Dilansir dari Metro, koin dan anting emas ini ditemukan di dalam pot perunggu. Pot perunggu ini ditemukan di daerah lingkungan yang berumur sekitar 900 tahun di saat pemerintahan Abbasiyah dan Fatimiyah.

Pemimpin penggalian dari Israel Antiquities Authority (IAA) Peter Gendelman mengatakan koin dan anting ini berasal dari abad ke-11. Artinya, harta antik ini berhubungan dengan penaklukan tentara salib pada 1101.
Kaisarea jatuh pada 17 Mei 1101 setelah pengepungan 15 hari. Menurut IAA, sebagian besar penduduk kota dibantai oleh tentara Baldwin I antara 1100 hingga 1118 CE

"Menurut sumber tertulis sebagian besar penduduk Kaisarea dibantai oleh tentara Baldwin I (1100-1118), Raja Kerajaan Tentara Salib Yerusalem. Masuk akal untuk mengasumsikan bahwa pemilik harta karun dan keluarganya tewas dalam pembantaian atau dijual ke perbudakan, dan karena itu tidak dapat mengambil emas mereka," kata Gendelman.


Ahli koin IAA Robert Kool mengatakan satu atau dua koin emas ini setara dengan gaji tahunan seorang petani. Oleh karena itu Kool mengatakan pemilik koin ini kemungkinan bukan seorang petani, mungkin seorang pedagang.
Kaisarea merupakan kota yang dibangun pada abad pertama sebelum Masehi pada zaman pemerintahan Herodes. Pada saat itu, daerah ini merupakan bagian dari kekaisaran Romawi.

Sebagai informasi, Perang Salib adalah serangkaian perang agama yang bertujuan untuk menguasai kota suci Yerusalem yang dikuasai oleh bangsa Arab. Kota Yerusalem merupakan kota suci bagi tiga agama, Yahudi, Islam, dan Kristen. (jnp/age)