Pelarangan ini merupakan reaksi atas kecurigaan kalau produk Huawei dicurigai bisa memata-matai kegiatan warga. Produk perangkat komunikasi perusahaan asal China ini dicurigai telah disusupi sehingga bisa disadap oleh pemerintah China.
Menurut koran tersebut, pemerintah berencana untuk merevisi aturan internal mereka terhadap pembalian produk-produk tersebut dan secepatnya mulai diberlakukan Senin mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga menolak berkomentar mengenai pemberitaan tersebut ketika dimintai keterangan oleh AFP. "Jepang melakukan kerjasama erat dengan Amerika Serikat," terkait dengan isu keananan siber, seperti dijelaskan Suga.
Lihat juga:Puteri Pendiri Huawei Ditangkap di Kanada |
Selain Jepang, Australia dan New Zealand juga telah memblokir Huawei untuk membangun jaringan 5G di negara itu. Sementara BT Group dari Inggris menyebut kalau mereka tengah menyingkirkan perangkat Huawei dari jaringan selular 3G dan 4G mereka dan tidak akan menggunakan perusahaan China manapun untuk mengembangkan jaringan telekomunikasi mereka ke depannya, mengutip CNBC. (eks/eks)