Tri Berencana Jajal 5G di 2019

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 08:50 WIB
Tri Berencana Jajal 5G di 2019 Tri berencana menjajal teknologi 5G tahun 2019. (Foto: CNN Indonesia/Ervina Anggraini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Commercial Officer Hutchison Tri Indonesia (Tri) Dolly Susanto mengungkap rencana perusahaan untuk menguji coba teknologi 5G di tahun 2019. Rencana tersebut menurutnya dilakukan bersamaan dengan hari jadi Tri ke-12 pada Maret mendatang.

Lebih lanjut, Dolly mengatakan sejatinya Tri sudah bisa menjajal 5G, namun masih ada beberapa hal yang masih menjadi pertimbangan.

"Harus dicari dulu pelanggan yang punya ponsel 5G. Mudah-mudahan pas ultah kita tahun depan pada 30 Maret, kita akan uji coba," uncap Dolly usai konferensi media di Ice Palace, Jakarta Selatan, Selasa (11/12).


Menurutnya, saat ini Tri sudah melakukan serangkaian untuk uji coba tersebut. Tanpa megungkap alasan, Dolly mengatakan kelak uji coba 5G akan dilakukan lebih dulu di Jakarta dan Jawa Timur.

Sementara itu, tiga operator yakni Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat sudah lebih dulu melakukan uji coba teknologi 5G.

Alih-alih terburu-buru menjajal 5G, Dolly mengatakan saat ini pihaknya telah mengunakan teknologi 4G Plus. Namun, ia mengatakan Tri tak terlalu menggembor-gemborkan masalah penamaan.

"4G Plus itu sekarang juga sudah (diimplementasikan), tapi kita cuma ngga bilang karena menurut kita penamaan itu nggak begitu penting buat pelanggan. Pelanggan maunya cepat," ucapnya.

Berbeda dengan Tri, pesiangnya Indosat Ooredoo mengumumkan ketersediaan 4G Plus di Sumatera Utara. Anak perusahaan Ooredoo ini mengklaim 4G Plus mampu mencatat kecepatan unduh 450Mbps dengan catatan single user di lokasi tertentu dan perangkat CAT4. Hal itu berkat penggabungan frekuensi 900Mhz dan 1800MHz menggunakan Carrier Agregation (CA). Sedangkan 4G biasa hanya mencatat kecepatan unduh maksimal 100Mbps. (kst/evn)


BACA JUGA