Avanza Disebut Tak Aman, Simak Hasil Uji Tabrak 6 'Low' MPV

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 13:46 WIB
Enam low MPV yang dipasarkan di Indonesia sudah diuji tabrak oleh lembaga bersertifikasi. (Foto: Detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keselamatan jadi salah satu faktor mengapa Garuda Indonesia tidak lagi memakai 'jasa' Toyota Avanza dan Honda Mobilio sebagai kendaraan pengangkut awak kabin di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Kerja sama antara Garuda Indonesia dan Toyota serta Honda untuk wilayah Cengkareng pun terpaksa disudahi setelah masuknya 401 Mitsubishi Xpander. Bahkan pihak Garuda Indonesia memberi sinyal bahwa ke depan agar perusahaan BUMN itu mengganti semua armada transportasi antar jemput awak kabin dengan Xpander jika saja Mitsubishi siap.

Berbicara soal keselamatan di jalan atau seberapa aman mobil dapat melindungi pengemudi serta penumpangnya saat terjadi kecelakaan, sebetulnya sudah ada asosiasi yang mempunyai tugas khusus untuk melakukan pengujian.


Kita pun dapat membandingkan seberapa aman Xpander dengan Avanza, mungkin Mobilio, atau bahkan low multi purpose vehicle (MPV) lainnya seperti Suzuki Ertiga dari hasil pengujian asosiasi tersebut.

Pengujian biasa dikenal dengan sebutan 'uji tabrak'. Paling sedikit bintang dan kecilnya poin serta nilai persentase dari uji tabrak, dari sini kita bisa mengetahui tingkat perlindungan mobil bagi penghubi kabin.

Daripada menebak-nebak tingkat keamanan Avanza Cs, berikut hasil uji tabrak berdasarkan pengujian ASEAN New Car Assessment Program (NCAP), lembaga yang memiliki tugas untuk menguji kelayakan suatu mobil yang dipasarkan kepada konsumen di ASEAN. (ryh/mik)
1 dari 7