Kampus baru yang akan digunakan untuk rekayasa dan fungsi lainnya, tetapi bukan manufaktur akan berada di dekat fasilitas raksasa teknologi di Austin. Fasilitas ini awalnya menampung 5.000 karyawan baru, dengan ruang untuk tumbuh menjadi 15.000.
Saat ini, Apple mempekerjakan sekitar 6.200 di ibukota Texas, cluster terbesar di luar markasnya di Cupertino, California.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini datang di tengah tekanan kuat dari Presiden Donald Trump untuk memindahkan pekerjaan terutama di bidang manufaktur ke AS.
"Bakat, kreativitas, dan gagasan terobosan masa depan tidak dibatasi oleh wilayah atau kode pos, dan dengan ekspansi baru ini, kami melipatgandakan komitmen kami untuk mengolah sektor teknologi tinggi dan tenaga kerja secara nasional."
Apple juga mengatakan berencana untuk meningkatkan basis karyawannya di wilayah di seluruh Amerika Serikat selama tiga tahun ke depan.
Pernyataan itu tidak menunjukkan apakah Apple telah menerima insentif pajak untuk fasilitas barunya. Beberapa laporan mengatakan Apple dapat menerima hingga US$25 juta dari Texas Enterprise Fund milik negara. (age)