Misi Pesawat Antariksa Israel Gagal Mendarat di Bulan

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 10:06 WIB
Misi Pesawat Antariksa Israel Gagal Mendarat di Bulan Pesawat antariksa milik Israel, Beresheet gagal mendarat di permukaan Bulan. (Foto: REUTERS/Amir Cohen)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat antariksa milik Israel, Beresheet dilaporkan gagal mendarat di permukaan Bulan pada Kamis (11/4). Kegagalan tersebut terjadi lantaran Beresheet mengalami kerusakan mesin saat hendak mendarat pada menit terakhir sebelum mendarat.

Dalam rekaman video Morris Kahn, Presiden SpaceIL dari ruang kendali di Tel Aviv mengatakan jika pihaknya merasa bersyukur dengan pencapaian tersebut meski tak bisa mencapai permukaan Bulan.

"Saya pikir pencapaian menuju ke sana benar-benar luar biasa, saya pikir kami bisa bangga karena kami benar-benar mencoba," ungkap Kahn.


Dilaporkan AFP, kru di ruang kendali mengatakan jika mesin Beresheet mengalami penurunan kecepatan sehingga tidak bisa mendarat dan hilang kontak.

"Kami adalah negara ketujuh yang mengorbit bulan dan keempat untuk mencapai permukaan bulan," imbuh tim lainnya.

Pesawat ruang angkasa milik Israel lepas landas pada Kamis (21/2) puku 20.46 waktu setempat dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida. Misi ini merupakan yang petama bagi Israel dan didanai oleh swasta.

Baresheet yang memiliki arti genesis dalam bahasa Ibrani ini memiliki bobot 585 kilogram. Pesawat nirawak ini dibangun oleh donor swasta SpaceIL, perusahaan nirlaba Israel, dan kontraktor pertahanan milik negara Israel Aerospace Industries (IAI) dengan dana US$ 100 juta.

Setelah empat hari diluncurkan, Bereseheet dilaporkan sempat mengalami masalah teknis saat melakukan reboot tanpa sengaja pada 25 Februari lalu. Akibatnya, sejumlah fitur otomatis dilaporkan menjadi tidak berfungsi.

Kegagalan misi kali ini menghapus mimpi Israel untuk menjadi negara keempat setelah Rusia, AS, dan China yang berhasil menempuh perjalanan 384 ribu kilometer dan mendarat dengan selamat di Bulan. (AFP/evn)