Dolly beralasan langkah mematikan jaringan 2G itu karena di daerah menengah ke atas sudah tidak memakai 2G. Namun, ia tidak menyebutkan kota besar lainnya.
"Kebanyakan di kota besar seperti Jakarta yang sudah di shutdown (dimatikan), daerah yang masyarakatnya sudah smartphone misalnya daerah menengah ke atas tidak pakai 2G," ujarnya kepada awak media di Kembang Goela Restaurant, Jakarta, Selasa (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Indosat Belum Mau Matikan Jaringan 2G |
Ditanya soal jumlah situs 2G saat ini, Tri mengatakan site 2G yang ada kurang dari 15 ribu situs sedangkan pengguna 2G hanya 3 persen dari total pengguna Tri.
"Kurang dari 15 ribu kayaknya 2G, kita lihat pelanggan sudah tidak ada kita shutdown karena tidak ada yang pakai. 95 persen pakai smartphone [pelanggan Tri] ya jadi 3G sekarang kalau 75 persen itu 4G dari total traffic (lalu lintas)," jelasnya.
Lihat juga:Telkomsel Pilih Suntik Mati 3G Daripada 2G |
Yessie memperkirakan jaringan 2G akan mati secara total dalam kurun waktu dua tahun sampai tiga tahun ke depan dan penutupan 2G ini nantinya akan dimodernisasi ke jaringan 4G.
Selain itu, Indosat Ooredoo menyatakan belum memutuskan untuk mematikan jaringan 2G. Anak perusahaan Ooredoo ini beralasan lebih dari 20 persen pelanggannya masih memanfaatkan jaringan 2G.
Lihat juga:XL Axiata akan Matikan Jaringan 2G |
Senada dengan Indosat Ooredoo, Telkomsel mengungkapkan pihaknya belum berencana menyuntik mati jaringan 2G. Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah menyebut pihaknya justru berencana mematikan jaringan 3G dan memigrasikan pengguna ke layanan 4G. (din/eks)