Tri Matikan Jaringan 2G di Beberapa Kota Besar

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 10:44 WIB
Tri Matikan Jaringan 2G di Beberapa Kota Besar Ilustrasi (AFP PHOTO / ISAAC LAWRENCE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto mengatakan bahwa Tri telah mematikan jaringan 2G di beberapa kota besar salah satunya Jakarta.

Dolly beralasan langkah mematikan jaringan 2G itu karena di daerah menengah ke atas sudah tidak memakai 2G. Namun, ia tidak menyebutkan kota besar lainnya.

"Kebanyakan di kota besar seperti Jakarta yang sudah di shutdown (dimatikan), daerah yang masyarakatnya sudah smartphone misalnya daerah menengah ke atas tidak pakai 2G," ujarnya kepada awak media di Kembang Goela Restaurant, Jakarta, Selasa (7/5).


Lebih lanjut kata Dolly, walaupun jaringan 2G sudah dimatikan tetapi secara fisik site (situs) 2G masih ada hanya fitur 2G-nya saja yang dimatikan.

Ditanya soal jumlah situs 2G saat ini, Tri mengatakan site 2G yang ada kurang dari 15 ribu situs sedangkan pengguna 2G hanya 3 persen dari total pengguna Tri.

Dolly juga menyebutkan bahwa saat ini 95 persen pengguna Tri telah menggunakan smartphone dengan jaringan 3G dan 75 persen menggunakan 4G.

"Kurang dari 15 ribu kayaknya 2G, kita lihat pelanggan sudah tidak ada kita shutdown karena tidak ada yang pakai. 95 persen pakai smartphone [pelanggan Tri] ya jadi 3G sekarang kalau 75 persen itu 4G dari total traffic (lalu lintas)," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah operator telekomunikasi sempat angkat suara terkait perkembangan jaringan 2G. Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya mengatakan pihaknya bakal mematikan jaringan 2G karena pengguna tinggal 10 persen dari total pengguna.

Yessie memperkirakan jaringan 2G akan mati secara total dalam kurun waktu dua tahun sampai tiga tahun ke depan dan penutupan 2G ini nantinya akan dimodernisasi ke jaringan 4G.

Selain itu, Indosat Ooredoo menyatakan belum memutuskan untuk mematikan jaringan 2G. Anak perusahaan Ooredoo ini beralasan lebih dari 20 persen pelanggannya masih memanfaatkan jaringan 2G.

Meskipun masih banyak pelanggan yang memanfaatkan jaringan 2G, Head of Network Planning and Optimisation Indosat Ooredoo Kustanto, mengakui jika pelanggan yang menggunakan 2G jumlahnya terus menurun. Ia pun tak menampik jika seiring berjalannya waktu jaringan 2G akan dimatikan.

Senada dengan Indosat Ooredoo, Telkomsel mengungkapkan pihaknya belum berencana menyuntik mati jaringan 2G. Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah menyebut pihaknya justru berencana mematikan jaringan 3G dan memigrasikan pengguna ke layanan 4G. (din/eks)