Spotify Bakal Uji Coba Asisten Digital 'Car Thing'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 02:45 WIB
Spotify Bakal Uji Coba Asisten Digital 'Car Thing' Ilustrasi. (CNN Indonesia/Ervina Anggraini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Spotify akan memulai uji coba perangkat keras pertamanya yakni Car Thing. Sebuah perangkat asisten suara yang dikendalikan untuk mobil. Namun, hanya pengguna Premium saja yang dapat menikmati layanan Car Thing secara gratis.

Car Thing dihubungkan ke pemantik rokok yang ada di dalam mobil sebesar 12 volt. Perangkat keras itu dapat diaktifkan dengan mengatakan, "Hei, Spotify," diikuti oleh permintaan apa pun yang ingin didengar pengemudi.

Car Thing akan ditautkan terlebih dulu ke akun Spotify pengguna. Perangkat keras Car Thing dirancang dengan layar bundar yang ditempatkan di satu sisi. Layar bundar itu dimaksudkan untuk menunjukkan apa yang sedang diputar.


Di sisi lain, ada serangkaian tombol yang dapat digunakan untuk mengakses riwayat daftar putar. Uji coba Car Thing bakal dimulai dalam beberapa minggu ke depan, seperti yang dilansir The Verge. Saat ini, uji coba hanya dapat dilakukan di AS.
Dilansir dari situs resmi Spotify, perusahaan layanan musik streaming asal Swedia itu membeberkan beberapa alasan mengapa perusahaan melakukan uji coba Car Thing. Pertama, perusahaan ingin melihat bagaimana pengguna mendengarkan musik dan podcast saat berkendara melalui Car Thing.

"Kedua, kami berencana untuk mengembangkan Car Thing guna membantu perusahaan belajar lebih banyak mengenai bagaimana orang mendengarkan musik dan podcast. Perlu diingat, fokus kami tetap menjadi platform audio nomor satu di dunia bukan menciptakan perangkat keras," tulis Juru Bicara Spotify.

Selain itu, Spotify juga mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki batas waktu berapa lama uji coba ini akan berjalan dan pihaknya belum memiliki niat untuk meluncurkan Car Thing secara masif kepada publik.
Tahun ini, Spotify telah menggelontorkan dana hingga US$500 juta untuk mengembangkan layanan podcasting. Seperti yang dilaporkan The Verge, perusahaan juga telah mengakuisisi beberapa jaringan podcast utama dan mendesain ulang aplikasi guna membuat podcast lebih mudah diakses.

Kini tiap perusahaan teknologi raksasa tengah berlomba-lomba untuk menciptakan perangkat keras antarmuka. Bulan September 2018 lalu, Amazon sempat memperkenalkan Echo Auto sebuah perangkat keras yang menyematkan suara asisten cerdas Alexa ke dalam mobil. Sementara itu, Google baru saja mengumumkan mode mengemudi untuk Google Assistant-nya. (din/age)