Group Head Technology Strategy & Architecture XL Axiata I Gede Darmayusa mengungkap XL memiliki jaringan di Papua yakni Jayapura dan Sorong tetapi tidak terlalu besar.
"Kami tetap mematikan. Awalnya dari Kominfo (permintaan) throttling atau pelambatan akses/bandwidth di beberapa wilayah Papua Barat dan Papua. Tetapi hoaks masih tinggi. Akhirnya data kami batasi," ujarnya di Sumbawa, Senin (26/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kita dukunglah apa yang dilakukan oleh pemerintah," tambahnya.
Rudiantara mengaku pihaknya mendeteksi terdapat sekitar 230 ribu URL yang memviralkan kabar bohong, baik berupa hasutan maupun adu domba. Menurutnya, penyebaran hoaks paling banyak dilakukan di media sosial Twitter.
"Saya ada catatannya semua, lebih dari 230rb URL. Artinya URL itu kanal yang digunakan, paling banyak Twitter. itu kan masif," ujarnya. (age)