Laporan dari Sumbawa

Blokir Internet Papua Tak Berdampak Signifikan Bagi Bisnis XL

cnn indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 28/08/2019 02:33 WIB
Blokir Internet Papua Tak Berdampak Signifikan Bagi Bisnis XL Ilustrasi. (CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Sumbawa, CNN Indonesia -- XL Axiata mengungkapkan padamnya internet di Papua dan Papua Barat tidak terlalu berdampak pada perseroan.

Group Head Technology Strategy & Architecture XL Axiata I Gede Darmayusa mengungkap XL memiliki jaringan di Papua yakni Jayapura dan Sorong tetapi tidak terlalu besar.

"Kami tetap mematikan. Awalnya dari Kominfo (permintaan) throttling atau pelambatan akses/bandwidth di beberapa wilayah Papua Barat dan Papua. Tetapi hoaks masih tinggi. Akhirnya data kami batasi," ujarnya di Sumbawa, Senin (26/8).


Gede menekankan imbas pada total trafik tidak terlalu signifikan. Berbeda pada saat pemilu 2019 lalu yang langsung berdampak signifikan. Dia menegaskan pada dasarnya tujuan pemerintah baik, yakni untuk mengurangi informasi yang tidak benar beredar.

"Ya kita dukunglah apa yang dilakukan oleh pemerintah," tambahnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara tak bisa memastikan kapan pihaknya akan membuka kembali akses internet di Papua dan Papua Barat. Sebab, menurutnya sampai saat ini masih banyak hoaks atau kabar bohong yang menyebar di dunia maya.

"Ya kalau target kan saya enggak bisa menargetkan. Kecuali kalau membangun," kata Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/8).

Rudiantara mengaku pihaknya mendeteksi terdapat sekitar 230 ribu URL yang memviralkan kabar bohong, baik berupa hasutan maupun adu domba. Menurutnya, penyebaran hoaks paling banyak dilakukan di media sosial Twitter.

"Saya ada catatannya semua, lebih dari 230rb URL. Artinya URL itu kanal yang digunakan, paling banyak Twitter. itu kan masif," ujarnya. (age)