Jaringan Lelet, Indosat Berkilah Tengah Migrasi

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 19:07 WIB
Jaringan Lelet, Indosat Berkilah Tengah Migrasi Ilustrasi (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Group Head Business Product Indosat Ooredoo, Budiharto, menjawab keluhan sebagian pengguna terkait jaringan internet yang kadangkala terasa lelet. Kata dia, Indosat saat ini memang sedang berbenah untuk beralih 100 persen 4G.

"Soal jaringan, kita semua akan merasa jaringan. Dalam waktu dekat akan segera terasa dengan BTS (Base Transceiver Station) yang langsung menggunakan teknologi 4G. Kita tidak mau lagi [lama], kita ingin semuanya dengan cepat," ujar Budi saat temu media di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Dia juga mengatakan bahwa ke depan Indosat akan lebih kuat dengan manajemen baru. Indosat memang baru saja mengganti jajaran direksinya beberapa bulan silam.


"Dengan manajemen baru, kami ingin Indosat lebih agile. Insya Allah yang tadi dikeluhkan akan selesai," kata dia.

Sebelumnya, Director & Chief Human Resources Officer Indosat Irsyad Sahroni menyebut bahwa keluar masuk karyawan top talent di perusahaan itu jauh di atas angka 5 persen.

Indosat Ooredoo juga mengakui bahwa jaringan telekomunikasi miliknya masih tertinggal dari para kompetitor. Ketertinggalan ini tidak hanya dari kualitas tapi juga kuantitas.

"Kami akui dan sadari bahwa kualitas dan jumlah dari jaringan kami itu dalam posisi yang kurang kompetitif dibandingkan dengan kompetitor," kata Director & Chief Human Resources Officer Indosat Irsyad Syahroni dalam konferensi pers di kantor Indosat, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

Tahun ini diakui oleh Irsyad adalah tahun yang menantang bagi Indosat. Pasalnya,perusahaan mengalami berbagai penurunan mulai dari layanan warisan seperti telepon dan SMS hingga pangsa pasar di Indonesia.

Indosat Ooredoo berniatan membangun 4.300 base transciever station (BTS) dalam satu tahun ke depan. Sebanyak 90 persen di antaranya adalah BTS 4G. Indosat sudah menyiapkan anggaran untuk membangun BTS ini. (kst/eks)