Nostalgia, Sony 'Hidupkan Kembali' Walkman

CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 14:48 WIB
Nostalgia, Sony 'Hidupkan Kembali' Walkman Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/jirkaejc)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sony mengumumkan akan menghidupkan kembali nostalgia lewat rencana merilis Walkman pada November mendatang. Sony sengaja membuat pemutar portabel yang dilengkapi 'kaset' edisi khusus untuk memperingati 40 tahun usia Walkman.

Walkman dengan seri NW-A100TPS ini memiliki tampilan yang unik.  Dilihat dari tampilan luar tampak 'sarung' berwarna biru serupa dengan Walkman seri pertama, TPS-L2 sehinga membuatnya tampak seperti pemutar kaset sungguhan.

Dalam presentasinya di ajang IFA, Sony menunjukkan 'walkman' yang dilengkapi jendela kecil pada soft case untuk memperlihatkan seakan-akan ada kaset sungguhan yang sedang diputar di layar.


Saat sarung dibuka, Walkman akan menampilkan antarmuka modern dengan sampul album yang disertai detail trek lagu, termasuk informasi nama penyanyi dan judul lagu.

Seperti halnya walkman yang dirilis pada 1 Juli 1979, versi 'reinkarnasi' juga dilengkapi fitur pause, play, fast forward, dan rewind.


Ketka ditutup, layar akan tetap menampilkan informasi lagu yang sedang dimainkan dengan tampilan seperti halnya kaset sungguhan. Judul dan nama penyanyi juga akan terlihat di jendela kecil yang terdapat pada sarung penutup.

Mengutip Forbes, walkman ini bekerja dengan sistem operasi Android. Untuk menikmati lagu yang diputar, Anda perlu tersambung dengan koneksi WiFi dan mulai memutar musik secara streaming.

Walkman edisi khusus ini memiliki layar HD seluas 3,6 inci. Selain itu perangkat ini juga didukung dengan kapasitas penyimpanan 16 GB dan baterai yang bisa bertahan hingga 26 jam.

NW-A100TPS juga didukung dengan audio jack dan koneksi Bluetooth untuk tersambung dengan perangkat lain seperti headphone.

Dilansir Engadget, perangkat ini rencananya akan mulai dipasarkan di Eropa pada November nanti dengan harga 440 euro atau sekitar Rp6,8 juta. Sementara di Australia, perangkat yang sama akan dijual dengan harga 599 dolar Australia atau sekitar Rp5,7 juta.

[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)