Tips Otomotif

Jangan Tertipu, Kenali Ciri-ciri Aki Rekondisi

mik, CNN Indonesia | Minggu, 22/09/2019 12:25 WIB
Jangan Tertipu, Kenali Ciri-ciri Aki Rekondisi Kemampuan aki yang telah direkondisi sekitar tujuh sampai 10 bulan. (Istockphoto/Frozen Shutter).
Jakarta, CNN Indonesia -- Baterai atau aki pada kendaraan adalah peranti penting sebagai sumber tenaga listrik serta mengalirkannya ke semua komponen. Karena itu kendaraan butuh komponen ini agar fungsi mesin dan lain agar bisa digunakan.

Namun banyak ditemui aki dipalsukan dengan cara merekondisinya. Baterai rekondisi umum dari aki yang sudah lama dan rusak, lalu dibangun kembali agar bisa digunakan.

Meski aki rekondisi tidak berbahaya, tapi komponen itu tidak memiliki daya tahan yang lama layaknya aki baru. Kemampuan aki yang telah direkondisi sekitar tujuh sampai 10 bulan. Karena itu kita jangan sampai tertipu oleh penjual yang mengatakan aki batu tapi pada kenyataannya aki bekas pakai.


Ada beberapa poin untuk mengetahui aki rekondisi . Berikut ulasannya.

1. Goresan di terminal negatif dan positif

Kondisi aki baru tentunya masih mulus, terutama pada bagian terminal negatif dan positif. Berbeda dengan aki rekondisi yang umumnya terdapat goresan karena pernah digunakan. Selain itu, badan aki juga akan terlihat gembung karena terjadi proses kimiawi di dalamnya.

Lalu, karena sudah sering diutak-atik, bagian tutup dan badan aki rekondisi sering terlihat tidak rapat lagi.

2. Garansi

Hal ini juga perlu diperhatikan. Biasanya, penjual aki rekondisi tidak akan memberikan garansi lama pada produknya, paling lama sekitar tiga bulan. Sedangkan garansi aki asli rata-rata memiliki masa garansi selama satu tahun.

3. Warna kusam

Selanjutnya, yang membedakan aki baru dengan aki rekondisi adalah warnanya. Pada dasarnya, aki baru pastinya belum pernah keluar dari kotak penyimpanannya, sedangkan aki rekondisi sudah pernah dipakai di mobil sebelumnya. Otomatis, warna aki rekondisi akan lebih kusam daripada aki baru.

4. Tidak dijual di toko resmi

Aki rekondisi banyak dijual oleh toko atau kios yang tidak memiliki kredibilitas. Umumnya, toko-toko kecil tersebut berdiri di pinggir jalan, tanpa adanya plang atau penanda.

Toko yang sudah memiliki nama, sebagian besar tidak akan mempertaruhkan kredibilitas dan lisensinya dengan menjual aki rekondisi. Untuk itu, ketika ingin mengganti aki mobil, lebih baik lakukan di toko yang sudah terpercaya, mengutip Seva.id. (mik)