Bunga Bangkai Terancam Punah di Indonesia

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 15:48 WIB
Bunga Bangkai Terancam Punah di Indonesia Amorphophallus Titanum. (dok. Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut keberadaan jenis bunga bangkai Amorphophallus gigas terancam punah. Sebab, telah sulit ditemukan di alam terbuka.

"Saya lebih melihat yang lebih terancam jenis bunga bangkai Amorphophallus gigas karena sudah susah dicari di alam terbuka," kata Peneliti Amorphophallus LIPI Yuzammi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (2/10).

Lebih lanjut kata Yuzammi, aktivitas manusia yang mengubah lahan hutan menjadi perkebunan pun menjadi faktor eksistensi bunga bangkai kian menyusut.


"Penduduk setempat memanfaatkan hutan untuk membuat lahan perkebunan terbuka, mereka menebangi bahkan membuang Amorphophallus gigas tanpa mereka tahu bahwa tanaman ini langka," tuturnya.
LIPI mencatat saat ini Indonesia hanya memiliki 27 jenis tanaman bunga bangkai. Selain Amorphophallus gigas, adapula jenis Amorphophallus titanum. Keduanya merupakan tanaman endemik Pulau Sumatera.

Bunga bangkai Amorphophallus gigas Teijsm & Binn telah mekar di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Dalam cuitannya, LIPI menyebut spesies bunga bangkai ini berasal dari Padang Sidempuan, Sumatera Utara dan pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada 4 Januari 2007.



Selain itu, spesies Amorphophallus ini berasal dari keluarga talas-talasan. Dia memiliki tonggol (spadix) atau bagian menjulang tinggi ke atas. Bagian pelindungnya yang mekar disebut braktea.

Yuzammi menuturkan tinggi gigas bisa mencapai 4 meter, terbantu oleh batang tinggi yang menopang bunga ini. Gigas biasanya tumbuh satu sampai tiga tahun tergantung besarnya umbi dan mekar saat malam hari.
"Amorphophallus gigas agar bisa mekar berkisar antara satu atau tiga tahun, tergantung besarnya umbi dan biasanya mekar saat malam hari. Proses tumbuhnya dimulai dari daun lalu menjadi bunga, daun ini berfungsi sebagai cadangan energi bagi gigas," jelasnya.

Kendati demikian, Yuzammi mengatakan Amorphophallus gigas tidak seindah saudaranya yaitu Amorphophallus titanum. Dia menambahkan bunga bangkai Amorphophallus gigas dapat tumbuh sekitar 40 hingga 50 tahun. (din/age)