Tokopedia Sebut Pecat Karyawan Jadi Momen Tersulit Perusahaan

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 05:00 WIB
Tokopedia Sebut Pecat Karyawan Jadi Momen Tersulit Perusahaan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokopedia menyebut salah satu momen sulit selama 10 tahun bertengger di industri e-commerce Indonesia adalah pihaknya harus memutus setidaknya 40 karyawan karena isu kecurangan saat kampanye diskon kilat (flash sale) pada Agustus 2018 lalu.

Co-founder sekaligus CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan alasan pemecatan itu karena mereka tidak bisa menjaga integritas perusahaan.

"Salah satu momen tersulit kami selama 10 tahun ini adalah setahun lalu, kami harus memecat sekitar 40 karyawan karena mereka tidak bisa menjaga integritas perusahaan," kata William saat menjadi pembicara di Tech in Asia Conference di Jakarta Convention Center, Rabu (9/10).
Kendati demikian, William tidak menyesal telah memecat puluhan karyawannya karena Tokopedia menjunjung tinggi nilai integritas dan kepercayaan terhadap para pelanggan mereka.


"Meski begitu, kami tidak menyesal karena integritas adalah kunci. Jadi kalau ada yang tidak dapat menjunjung tinggi integritas, kami tidak bisa berkompromi," pungkasnya.

Sebelumnya, pada 24 Agustus 2018 lalu, Tokopedia telah menyatakan secara resmi bahwa perusahaan telah memutus hubungan kerja dengan sejumlah karyawan.

Saat itu, Tokopedia tidak menjelaskan secara rinci tentang penyebab pemutusan kerja tersebut. Perusahaan pun tidak menyebutkan secara pasti jumlah karyawan yang diputus hubungan kerjanya.

Tokopedia hanya menegaskan bahwa pelanggaran terhadap kepercayaan dan integritas sudah tidak dapat ditoleransi.
Gagal menjaga kepercayaan artinya gagal menjaga integritas dan Tokopedia tidak memberikan ruang toleransi untuk individu yang menyalahgunakan kepercayaan dan/atau gagal menjaga integritas," kata Head of Corporate Communications Tokopedia, Priscilla Anais.

Sempat tersiar kabar bahwa Tokopedia memutus hubungan kerja dengan puluhan karyawan yang terlibat penipuan saat kampanye diskon kilat (flash sale).

Flash sale ini diadakan Tokopedia pada tanggal 15-18 Agustus lalu, saat merayakan hari jadi perusahaan itu yang ke-9. (din/age)