Peneliti Biologi LIPI Rosichon Ubaidillah mengatakan Vespa affinis mematikan apabila menyerang bergerombol. Efek racun akan semakin mematikan bagi orang yang sensitif atau alergi dengan racun.
"Sengatan yang isinya racun bisa mematikan binatang vertebrata lain termasuk ke manusia yang mengganggu sarang apabila jumlah sengatan cukup banyak," kata Rosichon saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya satu individu yang menyengat pertama mengeluarkan feromon berbahaya untuk mengundang individu-individu lain dari satu koloni untuk ikut menyengat bersama sama menyengat," ujarnya.
Rosichon mengungkapkan tawon tidak pernah menyerang duluan. Dalam satu koloni atau satu sarang bisa berjumlah ratusan hingga ribuan individu tawon.
Pada dosis kecil ketika disengat satu atau dua ekor tawon, racun Vespa affinis hanya akan menimbulkan alergi biasa dengan gejala bengkak.
Jika tawon yang menyengat berjumlah banyak, maka bisa menyebabkan hieperalergi. Apabila tidak ditangani akan mengakibatkan anafilaksis (reaksi alergi berat) hingga nekrosis (kematian prematur sel).
"Apabila jumlah sengatan cukup banyak yg dilakukan oleh beberapa individu tawon dan manusia yang tersengat alergi dengan racunnya bisa fatal," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)