Situs Kominfo 'Down' Usai Palapa Ring Tol Langit Diresmikan

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 12:24 WIB
Situs Kominfo 'Down' Usai Palapa Ring Tol Langit Diresmikan Situs Kominfo tak dapat diakses (kominfo.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) down dan tak bisa diakses setelah peresmian proyek infrastruktur jaringan kabel optik Palapa Ring atau dikenal dengan Tol Langit oleh Presiden Joko Widodo.

Badan Aksebilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dari Kemenkominfo merupakan instansi yang menggarap proyek dengan nilai investasi senilai Rp5,13 triliun ini.

Saat CNNIndonesia.com tengah mengunjungi situs Kemenkominfo, situs tak bisa diakses ketika dimuat ulang. Situs tiba-tiba menunjukkan keterangan kode 404.


Situs Kominfo 'Down' Usai Palapa Ring Tol Langit DiresmikanSitus Kominfo tak dapat diakses (kominfo.go.id)

"404 Not Found. Halaman situs yang Anda cari tidak dapat ditemukan atau telah kadaluarsa," tulis keterangan situs tersebut.

404 adalah kode dalam Hypretext Transfer Protocol (HTTP). Kode 404 muncul ketika tidak ada atau path folder server tidak terdiri dari alamat yang diminta.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu atau kelumpuhan situs ini, namun belum mendapat tanggapan. 

Jokowi baru saja meresmikan proyek infrastruktur jaringan kabel optik di Istana Negara, Senin pagi (14/10). Palapa Ring merupakan pembangunan jaringan infrastruktur kabel optik di Indonesia.

Palapa Ring memiliki total panjang kabel dalam proyek Palapa Ring sekitar 12.148 kilometer di darat dan laut. Rencana besar Palapa Ring berupa infrastruktur mengitari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua, juga delapan jaringan penghubung dan satu cincin besar yang mengitari Indonesia di darat dan laut.

Kominfo dan BAKTI membagi sebaran infrastruktur Palapa Ring dalam tiga bagian berdasarkan letak geografis. Paket Barat, yang telah selesai pada Maret 2018, menjangkau wilayah Riau, Kepulauan Riau hingga Pulau Natuna dengan jaringan laut sepanjang 1.730 kilometer dan darat 545 kilometer.

Paket Tengah untuk Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara, mencakup 1.706 kilometer jaringan laut dan 1.289 jaringan darat. Paket Timur dirancang untuk NTT, Maluku, Papua Barat dan pedalaman Papua, proyek ini akan membentangkan kabel serat optik sepanjang 4.426 kilometer di laut dan 2.542 kilometer di darat. (jnp/eks)