Evaluasi mengindikasikan bahwa ketersediaan akses pita lebar (broadband) atas hadirnya Palapa Ring akan memberikan dampak terhadap perekonomian.
"Pembangunan Palapa Ring juga dilakukan evaluasi oleh perguruan perguruan tinggi di bawah IGF institute. Dampak sosial seperti apa, ekonomi seperti apa, peningkatan jumlah lapangan kerja seperti apa," kata Rudiantara saat peresmian rampungnya Palapa Ring di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menakar Kecepatan Akses Internet Palapa Ring |
Konektivitas telekomunikasi nasional juga mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan pertumbuhan, termasuk perbaikan iklim bisnis dan investasi di Indonesia.
[Gambas:Video CNN]
Akses internet cepat juga akan mengakselerasi digitalisasi di sektor pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan sosial, termasuk jaminan sosial.
"Ini suatu proyek yang menurut saya bukan membangun dan mengoperasikan tapi juga dampak yang penting bagi ekonomi sosial dan lapangan pekerjaan," kata Rudiantara.
Palapa Ring digelar untuk memastikan ketersediaan internet cepat demi peningkatan kompetensi SDM dan menghubungkan masyarakat Indonesia secara adil dan merata (Indonesia-sentris). Pembangunan ini diharapkan memberikan kesempatan-kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Ia menjelaskan pembangunan 'Tol Langit' merupakan bentuk bahwa pembangunan infrastruktur pemerintah tak hanya difokuskan di daerah Jawa tapi juga di luar Jawa.
"Pembangun 11 interkoneksi di Papua dan Papua Barat, ada 42 kabupaten. ini memang yang paling luas kalau kita lihat infrastruktur di kabupaten kota di Papua. ini menunjukkan kebijakan keberpihakan, affirmative policy, pemerintah yang tidak Jawa-sentris tapi Indonesia-sentris, khususnya membangun di timur," ujarnya. (jnp/evn)