Salah Sebut Komisi I DPR, Menteri Johnny Plate 'Ditegur'

CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 14:15 WIB
Salah Sebut Komisi I DPR, Menteri Johnny Plate 'Ditegur' Menkominfo Johnny G Plate salah sebut nama komisi saat rapat dengan DPR. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika (MenkominfoJohnny G. Plate salah menyebut nama Komisi I DPR RI saat rapat kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Tak hanya satu kali, Johnny bahkan salah menyebut Komisi I sebanyak enam kali. 

Alih-alih menyebut Komisi I DPR, lidah Johnny terpeleset dan menyebut Komisi XI DPR RI. Momen ini terjadi saat Johnny sedang menjelaskan fungsi dasar Kemenkominfo. 

"Sesuai dengan namanya, Kementerian Kominfo portofolio tugasnya terdiri dari dua bagian yang utama seperti yang anggota komisi 11 ketahui, diantaranya adalah," kata Johnny saat rapat kerja di Gedung DPR, Selasa (5/11).


"Komisi 1 pak," potong Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.

 
Johnny kemudian berkilah kesalahan ini terjadi karena di pernah menjabat sebagai Anggota Komisi XI. Sebelum mengemban tugas sebagai Menkominfo, Johnny memang menjabat sebagai Anggota Komisi XI periode 2014-2019.

"Maaf, saya masih teringat habitat saya sebelumnya di Komisi XI. Saking hebatnya Komisi XI di Komisi I pun masih saya sebutkan Komisi XI," ujarnya.

Ketika menjelaskan soal fungsi Kemenkominfo sebagai Goverment Publik Relations (GPR), lagi-lagi Johnny menyebut Komisi XI DPR di depan hadapan Komisi I DPR.

[Gambas:Video CNN] 

Ia mengatakan dalam fungsi GPR, Johnny berharap ada kerja sama antara Kemenkominfo dengan Komisi XI. Padahal yang ia maksud adalah Komisi I DPR RI. 

"Maaf, lagi-lagi. Ini penyakit Komisi XI masih ada juga rupanya. Maksud saya bersama-sama dengan Komisi I yang terhormat," katanya Johnny. 

"Jadi pak menteri,kita highlight semangatnya sudah betul ada kerja sama tapi komisinya jangan salah," tegur Meutya.

Johnny kemudian meminta maaf atas kesalahannya. Ia bersyukur Komisi I bisa menangkap semangat kerja sama antara Kemenkominfo dengan Komisi I dalam fungsi GPR. 

"Memang yang fatal sekali kalau salah komisinya. Tapi saya meyakini bahwa kesalahan-kesalahan lidah ini bagian yang sangat manusiawi," kata Johnny. 

(jnp/DAL)