Kredivo Dapat Modal Salurkan Kredit Rp1 Triliun

CNN Indonesia | Rabu, 27/11/2019 20:54 WIB
Kredivo Dapat Modal Salurkan Kredit Rp1 Triliun Ilustrasi menggunakan aplikasi Kredivo via ponsel. (Pixabay/niekverlaan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi berbasis keuangan (financial technology/fintech) Kredivo meraih modal untuk penyaluran kredit sebesar Rp1 triliun dari Bank Permata. Tujuannya, tak lain untuk mendorong aktivitas keuangan nasional.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2019 yang dilakukan oleh Google dan Temasek pada akhir 2019, sebanyak 92 juta penduduk dewasa di Indonesia belum tersentuh layanan finansial atau perbankan.

Penyaluran lini kredit ini adalah salah satu kolaborasi penyaluran terbesar yang pernah dilakukan oleh bank nasional melalui entitas teknologi finansial (fintech).


"Memiliki metrik resiko terbaik dan inovasi sebagai DNA, kami yakin bahwa lini kredit yang kami dapatkan akan mempercepat pertumbuhan dan memungkinkan kami melayani jutaan nasabah baru ke depannya," kata Komisaris Kredivo Umang Rustagi saat acara pengumuman kolaborasi Kredivo dan Bank Permata di Jakarta Pusat, Rabu (27/11).


Lebih lanjut, lini kredit akan disalurkan ke nasabah Kredivo di Indonesia. Umang menjelaskan kolaborasi ini adalah cara bagi kedua belah pihak untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang inovatif dan efisien. Kolaborasi juga digunakan untuk menjangkau basis konsumen lebih besar.

"Dari awal Kredivo berdiri kami mencari cara untuk melayani masyarakat untuk dukung inklusi keuangan melalui berbagai produk," ujar Umang.

Dengan menggabungkan keahlian bank dan fintech, Bank Permata dapat mendiversifikasi loan book ke pelanggan yang lebih luas.

Di sisi lain, Kredivo dapat terus menumbuhkan nilai transaksi dan loan book untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia yang belum tersentuh layanan keuangan.
[Gambas:Video CNN]
Melalui kolaborasi ini, Direktur Ritel Perbankan Bank Permata, Djumariah Tenteram mengatakan kedua perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan misi keuangan inklusif yang berdampak pada peningkatan perekonomian negara.

"Melihat pertumbuhan fintech yang semakin berkembang pesat terutama untuk produk pinjaman tunai jangka pendek, Bank Permata melihat prospek yang positif dengan menjalin kolaborasi," kata Djumariah.

Saat ini jumlah pengguna Kredivo telah menyentuh angka 1 juta. Kredivo juga telah bekerja sama dengan 300 mitra pedagang offline dan 3.000 mitra pedagang online. (jnp/lav)