Managing Director DAM, Fanny Verona, menyebut kebutuhan gerbang pembayaran sangat luas. Merujuk data Statista menunjukkan dominasi pembayaran digital pada 2017 mencapai nilai US$20 miliar. Angka tersebut diproyeksikan akan meroket hingga melampaui US$35 miliar.
Terlebih untuk sub-kategori gerbang pembayaran, Fanny menilai posisinya makin dibutuhkan. Pasalnya, gerbang pembayaran punya kemampuan untuk 'menambang' data.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Entah kenapa masyarakat kita ada yang suka sekali kredit misal beli ponsel yang harganya sebenarnya di luar jangkauan mereka."
Secara umum, DAM memperkirakan keberadaan fintech akan lebih erat dengan perbankan. Ketika kedua industri makin akrab, menjangkau masyarakat yang belum punya rekening bank jadi lebih besar kemungkinannya.
Diperkirakan mobile banking dan pembayaran di pasar fintech akan mencapai US$92 miliar dolar AS.
Data dari Asosiasi Fintech dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan jumlah fintech kategori pembayaran mencapai 43 persen dari, pinjaman 17 persen, dan sisanya berasal dari agregator, urun dana dan lainnya. (evn)